




Sekitar pukul 6.45 malam, tepatnya pada 29 Agustus 2020, pilot pesawat American Airlines melaporkan objek asing yang nampaknya seperti seorang pria terbang dengan jetpack di ketinggian sekitar 3.000 kaki. ATC Bandara Internasional Los Angeles lalu memperingatkan penerbangan Jet Blue terdekat agar “Berhati-hati, seseorang dengan jetpack-nya dilaporkan 300 yard ke selatan.” Selain mengundang perhatian pemerintah federal, FAA juga dibuat pusing dengan laporan tersebut. Sejauh ini, belum ada kesimpulan apapun dari regulator penerbangan sipil AS ini, kendati kuat diduga objek itu merupakan jetpack. Jetpack umumnya tidak terbang cukup tinggi atau lebih dari beberapa menit. Namun, teknologi terus berkembang. Jetpack, pada Februari lalu, dilaporkan sudah bisa mencapai ketinggian 6 ribu kaki dan terbang lebih dari tiga menit. Baca juga: UFO Kembali Muncul di Siang Bolong, Kali Ini Gemparkan AS Pilot jetpack dari Jetman Dubai ini bahkan bisa terbang di kecepatan 241 km per jam dengan modal empat mesin mini. Pilot dengan jetpack itu berhasil mendarat dengan selamat menggunakan parasut saat jetpacknya kehabisan tenaga karena sudah mencapai limit. Tak cukup 6 ribu kaki, di Los Angeles, Jetpack Aviation bahkan telah memproduksi jetpack yang dapat mencapai ketinggian 15.000 kaki dan terbang selama sekitar sepuluh menit. Hanya saja, jetpack ini tak dijual secara bebas melainkan dijual dengan syarat, yakni mengikuti pelatihan selama tiga pekan dan menerbangkannya di tempat yang aman, bukan di jalur sibuk.Daredevil Vince Reffet hits new heights with jetpacks and carbon-fibre wings.#Jetman pic.twitter.com/gFmcULjWvC
— euronews (@euronews) February 18, 2020


