Ini Dia Pemandangan Lima Situs Warisan Dunia UNESCO yang Bisa Dinikmati dari Dalam Kereta

Bagi Anda yang kebetulan hendak merencanakan liburan atau bulan madu di luar negeri, agaknya menjajal jaringan perkeretaapian di destinasi tujuan menjadi salah satu opsi yang patut Anda coba. Selain dapat menikmati pemandangan yang terhampar bersama orang tercinta, tapi ternyata ada sejumlah situs warisan dunia UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) yang dapat Anda lihat dari dalam si ular besi. Wah, tentu saja ini akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan, ya! Baca Juga: Mau Cari yang Halal? Ini Dia Lima Destinasi Wisata di Eropa yang Muslim-Friendly Tidak usah berlama-lama lagi, berikut adalah pemandangan lima situs warisan dunia versi UNESCO yang dapat Anda nikmati dari dalam kereta, dikutip KabarPenumpang.com dari laman goodhousekeeping.com. Kereta Bernina Express, St Moritz
Bernina Express Train. Sumber: Getty Images
Dimulai dari Benua Biru, Eropa, dimana situs warisan dunia versi UNESCO ini jatuh kepada kereta Bernina Express. Dari dalam kereta yang didominasi warna merah ini, Anda bisa melihat hamparan pegunungan Alpine yang masuk ke dalam teritorial Swiss. Kereta ini sendiri mengular dari Stasiun Moritz yang ada di Swiss dan berakhir di Tirano, Italia. Diocletian Place, Kroasia
Diocletian Palace. Sumber: Getty Images
Diocletian Place atau yang biasa disebut sebagai Istana Diokletianus ini terletak di City of Split, Kroasia. Sebagai destinasi wisata yang merangkap peran sebagai situs warisan dunia versi UNESCO, Istana Diokletianus ini kini bisa Anda lihat dari dalam kereta dengan menggunakan kereta inter-city dari kota Zagreb. Pegunungan Himalaya
Sumber: Getty Images
Bagaimana caranya menikmati keindahan pemandangan gunung Himalaya tanpa harus mendakinya? Jawabannya adalah dengan menggunakan kereta! Dengan menggunakan Darjeeling Himalayan Railway – atau yang lebih dikenal sebagai Toy Train (dijuluki ini karena menggunakan konfigurasi gauge 2 kaki), Anda bisa menikmati pemandangan Pegunungan Himalaya yang terkenal. Selain itu, Anda juga bisa melihat stasiun tertinggi di India, Ghum Railway Station. Baca Juga: Intip Yuk 10 Tujuan Wisata Favorit Versi Pinterest! Banff National Park, Kanada
Sumber: Getty Images
Para pecinta alam agaknya tidak boleh melewatkan kesempatan mengular dengan menggunakan kereta Rocky Mountaineer yang ada di Kanada sana, karena tidak hanya pemandangan dari Banff National Park saja yang tersaji untuk Anda – pun halnya dengan Jasper National Park, Yoho National Park, dan Kootenay National Park. Machu Picchu, Peru
Sumber: Getty Images
Siapa di sini diantara Anda yang tidak tahu Machu Picchu? Ya, lokasi reruntuhan Inca pra-Columbus yang terletak di wilayah pegunungan pada ketinggian sekitar 2.350 m di atas permukaan laut ini kini dapat Anda nikmati hanya dari dalam kereta saja. Dengan menggunakan Inca Rail, kereta wisata yang memang sengaja disediakan untuk menikmati keindahan Machu Picchu, anda dapat melihat situs warisan dunia versi UNESCO sembari menenggak minuman dan menyantap penganan yang disediakan oleh operator kereta.  

Shamsubahrin Ismail – Eks Terdakwa Kasus Pencucian Uang yang Hina Ojol Indonesia

Minggu lalu, jagat sosial media Indonesia dihebohkan dengan pernyataan seorang tokoh Malaysia yang mengatakan bahwa Indonesia merupakan negara miskin karena banyak orang yang bepergian dengan menggunakan ojek online (ojol). Disinyalir, omongan Shamsubahrin Ismail tersebut dilontarkan sebagai bentuk penolakan Negeri Jiran terhadap masuknya GoJek. Bos dari taksi Big Blue Malaysia ini pun mendapat kecaman besar-besaran dari “Pasukan Hijau” Tanah Air yang menggeruduk Kedutaan Besar Malaysia di bilangan Kuningan, Jakarta. Baca Juga: Aplikasi ‘e-hailing’ Bantu Pengemudi Taksi Dapatkan Penumpang di Bandara Kuala Lumpur Dari ujarannya saja sudah jelas, bahwa GoJek akan membawa pengaruh besar terhadap sektor transportasi darat Malaysia – dan pria bergelar Datuk ini tidak ikhlas jika pasarnya direbut begitu saja oleh GoJek yang notabene adalah ‘pemain baru’ di Malaysia. Selayaknya orang yang hanya berani berkoar-koar di sosial media, tekanan dari pengemudi GoJek Indonesia pun membuat nyali pria berkepala botak ini pun ciut – akhirnya ia meminta maaf atas pernyataannya yang sudah kadung viral di Tanah Air. Seolah tidak kapok dengan kasus ‘penghinaan’ yang membelitnya ini, Shamsubahrin Ismail kembali berulah dengan melontarkan pernyataan yang menyinggung Pemerintah Indonesia. “Rakyat Indonesia tak salah, kalau dikatakan miskin. Yang salah itu adalah kerajaan Indonesia, pemerintah Indonesia yang salah,” ujarnya dalam video viral yang diunggah oleh akun Instagram @lambe_turah. Mengutip dari laman detik.com, Shamsubahrin Ismail melanjutkan bahwa pemerintah Malaysia tidak perlu mengikuti apa yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia mengizinkan GoJek atau Grab. Ia menyinggung bahwa pengemudi ojek online tak punya gaji tetap. “Pemerintah di Malaysia mengikuti kesalahan yang dilakukan pemerintah Indonesia. Kenapa harus kita membiarkan anak muda kita Malaysia bekerja tanpa gaji tetap, untuk membawa Grab, untuk membawa Gojek,” ujarnya. Wah, memang benar-benar menaikkan pitam orang Indonesia saja ya Shamsubahrin Ismail ini! Tapi tahukah Anda bahwa ia bukanlah seorang pengusaha bersih yang bebas dari kasus hukum. Mengutip dari laman sumber lain, Shamsubahrin Ismail ternyata merupakan terdakwa dari 17 kasus pencucian uang (money laundering) dan 5 kasus penipuan terhadap Ketua Eksekutif National Feedlot Corporation Sdn Bhd (NFC) Mohamad Salleh Ismail. Dikutip KabarPenumpang.com dari msn.com, pada 18 Mei 2015, Shamsubahrin Ismail mendapat hukuman ganda atas perbuatannya. Pengadilan Sesi Kuala Lumpur memutuskan dia bersalah dengan hukuman penjara delapan tahun atas 5 kasus penipuan. Bukan itu saja, pengadilan juga menetapkan hukuman lima tahun penjara atas 17 kasus pencucian uang. Baca Juga: Wajib Selfie, Jadi Syarat Naik Grab di Malaysia Belum selesai. Shamsubahrin Ismail juga harus membayar denda sebesar RM611.895,94 (sekitar Rp2,1 miliar) sesuai dengan Pasal 55 (2) UU Anti Pencucian Uang dan Pembiayaan (AMLATFA) untuk sejumlah properti yang dibubarkan dan dibayar dalam waktu tiga bulan. Wah, jika melihat dari track recordnya, agaknya emosi warga Indonesia tidak perlu tersulut mendengar pernyataan Shamsubahrin Ismail – mengingat dirinya adalah seorang yang tidak bersih dari catatan hukum.  

(Lagi) Hipotesa Baru Misteri MH370: Pesawat Diduga Kehilangan Tekanan Kabin

Beragam konspirasi yang menyelimuti hilangnya Malaysia Airlines MH370 memang masih belum terungkap kebenarannya hingga kini. Kasus ini semakin pelik untuk ditelisik, mengingat eksistensi dari black box yang juga tidak kunjung ‘muncul ke permukaan’. Walhasil, spekulasi liar maupun terstruktur mulai berkembang di masyarakat – terakhir, seorang peneliti Christine Negroni menyebutkan bahwa kopilot sempat mengambil alih penuh kendali pesawat selama kurang lebih 30 menit. Baca Juga: Hipotesa Baru Misteri MH370: Kopilot Sempat Ambil Kendali Penuh dan Arahkan Pesawat Kembali ke Malaysia Dalam bukunya yang berjudul “The Crash Detectives”, Christine kembali melemparkan sebuah asumsi bahwa bisa saja kegagalan kelistrikan yang terjadi di dalam Boeing 777-300 milik Malaysia Airlines ini disebabkan oleh adanya ‘cacat produksi’ yang mengakibatkan air rembes dan merusak jaringan kelistrikan pesawat. Christine menambahkan, tidak menutup kemungkinan hal ini menjadi penyebab turunnya daya listrik di dalam pesawat dan gangguan komunikasi pada MH370. “Pesawat rilisan Boeing ternyata rentan bocor yang mengalir ke electronic bay,” tutu Christine, dikutip KabarPenumpang.com dari laman express.co.uk (3/9). Christine mengklaim bahwa untuk sebagian model pesawat Boeing seperti 747, 777, dan 767, dapur pesawat (galley) berada tepat di atas ruangan yang erat kaitannya dengan sistem kelistrikan pesawat, atau yang biasa disebut Equipment and Electronic Bay (E&E Bay).
E&E Bay. Sumber: istimewa
“Pada Qantas Flight 2 aliran air yang dihasilkan dari pengoperasian dapur pesawat mengalir ke daerah ini (E&E Bay), dan kejadian ini bukanlah yang pertama kalinya terjadi,” lanjut Christine. “Selama penyelidikan berlangsung, Australian Transport Safety Bureau (ATSB) mendapati peralatan kelistrikan pesawat tergenang oleh air, melebihi batas yang sudah didesain sebelumnya oleh pihak pabrikan pesawat,” ujar Christine menjelaskan kasus air rembes yang terjadi pada maskapai Qantas Flight 2. Tidak hanya satu, melainkan empat pesawat Boeing dan satu unit Airbus yang didapuk mengalami ‘penyakit’ yang sama dengan Qantas Flight 2. Baca Juga: Empat Tahun Pasca Hilangnya MH370, Malaysian Airlines Rilis Laporan Investigasi “Itu tentu saja akan membahayakan keselamatan penerbangan,” tandas Christine. Melalui jalur hipotesa ini, Christine mencetuskan hipotesa baru terkait hilangnya MH370: “Rembesan air menuju E&E Bay ini bisa saja mematikan sistem kelistrikan pesawat – tidak terkecuali tekanan di dalam pesawat yang melumpuhkan sang pilot dan kopilot,”  

Setelah Delapan Tahun, ANA Kembali Buka Penerbangan Langsung dari Tokyo-Perth

Pelancong Jepang telah melihat sekilas drawcard paling ikonik, quokka, sebelum mereka pergi ke Australia. Gambar quokka dan lanskap Australia Barat telah diplester di Tokyo untuk mempromosikan Perth sebagai tujuan wisata yang menarik menjelang penerbangan langsung perdana antara kedua kota. Baca juga: 22 Januari 2019, Garuda Indonesia Terbang Langsung ‘One Way’ dari London ke Denpasar All Nippon Airways (ANA) membuka rute baru dari Bandara Narita, Tokyo, Jepang ke Perth di Australia dengan penerbangan langsung setelah delapan tahun (ANA pernah melayani penerbangan langsung ke Perth pada 2011 silam-red). Penerbangan pertama ini berangkat dari Bandara Narita, Jepang Minggu pagi kemarin sekitar pukul 10.00 waktu tiba sekitar pukul 20.00 waktu Perth, Australia. Penerbangan perdana  ini mengangkut 184 penumpang termasuk Menteri Pariwisata Paul Papalia dan Duta Besar Australia untuk Jepang Richard Court. Pesawat kemudian akan berangkat dari Perth pada pukul 21.45 untuk tiba di Tokyo pukul 08.25 pagi keesokan harinya dan membawa hasil bumi Western Australia (Australia Barat) yang segar, dengan perut bagian bawah pesawat diisi dengan 2,5 ton alpukat, 2,6 ton bunga segar dan 1,5 ton daging dingin.
Quokka
KabarPenumpang.com merangkum dari laman perthnow.com.au (1/9/2019), penerbangan ke Perth menjadi kota kedua di Australia yang dilayani ANA setelah Sydney. Sebelum take off, penumpang dari penerbangan yang tiketnya terjual habis ini diberikan quokkas mainan mewah untuk mempraktikkan keterampilan selfie-taking mereka dan tiket gratis untuk bepergian ke Pulau Rottnest. Perdana Menteri Mark McGowan mengatakan ia telah berusaha untuk membuka rute ini sejak ia menjabat pada tahun 2017. “Akses penerbangan langsung baru seperti ini sangat penting untuk membuka potensi wisata Australia Barat,” kata dia. Adanya rute baru penerbangan langsun ANA ini, menjadi promosi terbaru di Jepang dan Keisei Skyliner, kereta berkecepatan tinggi yang mencapai kecepatan hingga 160 km per jam yang mengangkut penumpang ke Bandara Narita memiliki citra quokka besar di bagian luarnya, menjadikannya quokka tercepat di bumi ikut ambil bagian di dalamnya. ANA adalah maskapai penerbangan pertama yang terbang antara Perth dan Jepang dengan waktu perjalanan sembilan jam dan harga tiket mulai dari $861 untuk ekonomi hingga $3521 untuk bisnis. McGowan mengatakan lebih dari tiga tahun diperkirakan penerbangan akan membawa sekitar 76 ribu pengunjung baru dari Jepang, memberikan dorongan $175 juta untuk perekonomian negara. “Sebagai bagian dari komitmen pemerintah saya untuk meningkatkan pariwisata di negara bagian kami, kami ingin mengisi pesawat, hotel, restoran, dan kafe kami, dan membuat orang mengunjungi Australia Barat untuk membantu merangsang ekonomi dan menciptakan lapangan kerja,” katanya. Menteri Pariwisata Paul Papalia mengatakan penerbangan perdananya bertepatan dengan dimulainya musim bunga liar di Australia Barat, yang merupakan kegiatan wisata populer bagi pengunjung Jepang. “Faktanya, Australia Barat menawarkan segala yang dicari oleh turis Jepang di tujuan liburan, makanan, anggur, masakan lokal dan produk lokal, serta garis pantai, alam, dan margasatwa kelas dunia,” katanya. Baca juga: Dari 17 Kota Asia, ANA Hadirkan Program Penawaran Terbatas “HELLO BLUE SALE” Penumpang pada penerbangan perdananya akan tiba di Bandara Perth pada Minggu malam menuju Welcome to Country dan Matagarup Bridge dan Stadion Optus akan menyala biru untuk menandai kesempatan tersebut. ANA akan mengoperasikan layanan harian antara Perth dan Jepang dengan Boeing 797-8 Dreamliner, yang memiliki total 184 kursi, termasuk 32 kursi kelas bisnis.

Resmi, Tarif Ojol Naik di Seluruh Indonesia, Ini Dia Kisarannya!

Ojek online (ojol) kini mulai resmi menggunakan tarif baru di seluruh Indonesia dimana sebelumnya dilakukan uji coba sejak 1 Mei 2019 kemarin di delapan kota termasuk Jabodetabek. Kemudian mulai diperluas ke kota-kota lainnya. Baca juga: Tarif Baru Ojol Berlaku 1 Mei di Lima Kota, GoJek dan Grab Ikut Aturan Pemerintah Dengan tarif baru ini, Grab dan GoJek mulai menerapkan sesuai dengan zonasi di seluruh Indonesia yang mengatur tarif batas atas dan batas bawah. Penentuan tarif tersebut sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan No.348/2019 yang merupakan turunan atas Permenhub No.12/2019. Dalam keputusan ini, ada dua komponen penyusun tarif ojol yakni biaya langsung yang ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan dan biaya tidak langsung yang ditetapkan aplikator dengan besaran maksimal 20 persen dari total biaya langsung. Dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, ada tiga zona dalam pembagian tarif tersebut yakni Zona I (Sumatra, Jawa, Bali kecuali Jabodetabek), Zona II (Jabodetabek) dan Zona III (Kalimantan, Sulawesi, NTT, Maluku, dan lainnya). Adapun tarif di tiga zona ini yakni Zona I: Rp1850 – Rp2300 per km dengan biaya minimal Rp7 ribu – Rp10 ribu, Zona II: Rp2 ribu – Rp2500 per km dengan biaya minimal Rp8 ribu – Rp10 ribu, Zona III: Rp2100 – Rp2600 dengan biaya minimal Rp7 ribu – Rp10 ribu. Tarif tersebut mulai diterapkan di seluruh wilayah operasi ojol, di mana Grab adalah 224 kota dan GoJek 221 kota. Dengan adanya kebijakan tarif baru ojol ini akan berdampak pada pengemudi, kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi. “Dari order turun, (tapi) pendapatan naik. Karena ada rasionalisasi tarif. Berdasarkan kepmen kenaikan enggak begitu tinggi dan tarif sudah melalui proses serta justifikasi operator yang sudah ada. Saya sudah diskusikan dengan asosiasi pengemudi. makanya ada tarif zona 1-3,” ujar Budi. Budi Setiyadi mengatakan setelah dilakukan uji coba tahap satu dan tahap dua maka Kemenhub memutuskan untuk memberlakukan tarif secara penuh di seluruh Indonesia. Pemberlakuan tarif ini sudah sepengetahuan Grab dan GoJek serta pengemudi. “Pengawasannya saya melayangkan surat pada dinas Perhubungan Provinsi untuk mengawasi tarif,” jelas Budi Setiyadi. Baca juga: Dari 5 Kota, Pemberlakuan Tarif Baru Ojek Online Kini Diterapkan di 20 Kota Nantinya setelah ini, Budi Setiyadi mengatakan, akan melakukan survei tingkat kepuasan masyarakat, penghasilan pengemudi dan efektifitas aturan. Kemudian Kemenhub juga akan kembali mengevaluasi tarif tersebut setelah tiga bulan berjalan tepatnya Desember 2019 ini. Belum diketahui apakah nantinya tarif mengalami kenaikan, penurunan atau tetap.

Hanya Demi Masuk Bandara Changi, Puluhan ‘Calon Penumpang’ Rela Beli Tiket Tanpa Niat Mengudara!

Sebuah kasus unik datang dari negara tetangga, Singapura, dimana oknum kepolisian di sana menahan sejumlah ‘calon penumpang’ akibat mereka membeli tiket pesawat tanpa ada niatan untuk terbang sama sekali. Dengan kata lain, mereka membeli tiket pesawat hanya untuk bisa masuk ke area Bandara Internasional Changi. Ternyata, kasus seperti ini bukan hanya terjadi sekali atau dua kali saja, melainkan total sudah ada 33 orang yang ditahan pihak kepolisian setempat dalam kurun waktu sembilan bulan ke belakang. Baca juga: Warga Singapura Suka Berlibur di Bandara, Ternyata ini Alasannya! Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman simpleflying.com (2/9), ada banyak alasan yang melatarbelakangi aksi aneh nan unik semacam ini. Sebuah laporan menyebutkan ada seorang pria berusia 27 tahun yang dengan sengaja membeli tiket pesawat hanya untuk bisa masuk ke area boarding untuk mengantarkan istrinya yang hendak pergi. Ada juga seorang wanita berusia 20 tahun yang rela membeli tiket pesawat agar bisa masuk ke area transit dan bertemu dengan boyband Korea favoritnya – sama, padahal wanita muda ini tidak ada niatan sama sekali untuk terbang. Saking seringnya kasus serupa terulang, pihak kepolisian Singapura sampai-sampai membuat pernyataan di laman jejaring sosial Facebook yang berisikan: “Pihak kepolisian ingin mengingatkan kepada semua penumpang bahwa area transit Bandara Changi ditetapkan sebagai Protected Places. Penumpang yang memasuki area transit dengan boarding pass hanya boleh berada di sana untuk tujuan bepergian ke destinasi berikutnya. Bagi siapa saja yang menyalahgunakan boarding pass mereka untuk masuk ke area transit, tanpa niat untuk melanjutkan perjalanan ke destinasi berikutnya, bertanggung jawab atas pelanggaran di bawah Undang-Undang Perlindungan Infrastruktur.” Menurut pihak kepolisian, bagi siapa saja yang kedapatan menyalahgunakan boarding pass mereka, akan dikenakan sanksi denda $20.000 SGD (Rp204,3 juta kurs Rp10.216) atau masa kurungan maksimal dua tahun. Baca Juga: Changi Stopovers, Siap Manjakan Penumpang Transit Jelajahi Singapura Ternyata kasus ini sedang naik daun di Singapura. Sepanjang tahun 2018 saja, sudah ada 40 orang yang diamankan pihak kepolisian karena menyalahgunakan boarding pass mereka. Kini baru sembilan bulan tahun 2019 berjalan, sudah ada 33 kasus penyalahgunaan boarding pass penumpang – bukan tidak mungkin jika angka tersebut terus meningkat hingga akhir tahun.    

Lima Poin ini Buktikan Penumpang MRT Singapura Tidak Akan ‘Diterima’ di Komuter Jepang!

Bagi warga Ibukota, MRT Jakarta masih menjadi satu moda transportasi yang cukup dinilai efektif dalam mengakomodasi penumpang – khususnya dari daerah Selatan Jakarta menuju Pusat. Kendati belum terbentuk pasarnya sendiri, namun tidak menutup kemungkinan jika di masa yang akan datang, MRT Jakarta akan digandrungi layaknya Commuter Line Jabodetabek yang selalu ‘disemuti’ penumpang kala peak hours. Baca Juga: Media Jepang Ternyata Soroti ‘Perilaku’ Pengguna MRT Jakarta Berbanding terbalik dengan Singapura yang jaringan MRT-nya sudah menyebar ke hampir seluruh pelosok wilayah. Meskipun begitu, bukan berarti penumpang MRT di Singapura akan bisa begitu saja diterima oleh benchmark perkeretaapian dunia, Jepang. Ya, ada perbedaan adab dan kebiasaan dari penumpang di kedua negara ini – mulai darimenggunakan ponsel ketika sedang mengular hingga bersolek di dalam kereta. Wah, kira-kira apa saja ya poin dari penumpang MRT Singapura yang tidak bisa berterima di Jepang? Berikut KabarPenumpang.com sarikan lima poin tersebut, dilansir dari laman asiaone.com. Anti Berlari Untuk Kejar Kereta Jika di Singapura tradisi berlari untuk mengejar kereta merupakan suatu pemandangan yang lumrah dilihat, maka tidak dengan di Negeri Sakura sana. Mengingat jaringannya yang sama-sama luas, orang Jepang akan lebih santai menanggapi kejadian seperti ini. Mereka akan senantiasa menunggu kereta selanjutnya – ketimbang harus berlari-lari mengejar kereta. Bersolek di Kereta Jika Anda kaum Hawa membutuhkan waktu yang agak lama untuk bersolek sebelum berangkat ke kantor, pastikan Anda melakukannya di rumah, ya! Karena jika Anda bersolek di dalam jaringan MRT Jepang, maka siap-siap menjadi buah bibir penumpang yang ada di dalamnya. Mendengarkan Musik Keras-Keras di Dalam Kereta Mendengarkan musik memang merupakan aktifitas yang dapat dengan ampuh membunuh waktu, namun tidak dengan penumpang MRT di Jepang, dimana mereka akan lebih memilih untuk melakukan power-nap di dalam kereta ketimbang dengar musik. Hayo, siap-siap jadi pusat perhatian deh kalau Anda mendengarkan musik di dalam MRT Jepang! Bertelepon Ria Sebenarnya ini masih berhubungan dengan poin di atas, dimana para penumpang MRT Jepang amat menghargai kesunyian. Nah, masalahnya adalah, hal tersebut berbanding terbalik dengan apa yang ada di Singapura – dimana penumpang bisa dengan bebas membicarakan bisnis mereka walaupun tengah berada di dalam kereta. Baca Juga: Ada Tujuh Tiket di Jaringan Perkeretaapian Jepang, Jangan Salah Pilih Ya! Makan Tempat! Budaya saling menghargai di Jepang sangatlah tinggi, bahkan sampai ke urusan tempat duduk. Mereka rela duduk berhimpit-himpitan agar bisa menampung lebih banyak penumpang, tidak seperti di Singapura, dimana penumpang yang duduk seolah tidak perduli dengan kenyamanan penumpang di sebelahnya.

Irkut MC-21 300, Burung Besi Asli Rusia yang Siap Goyang Pasar Narrow Body Airbus dan Boeing

Manufaktur pesawat asal Negeri Beruang Merah, Irkut agaknya bakal berupaya untuk merangsek masuk ke jalur persaingan dan bersanding bersama dua raksasa yang sudah terlebih dahulu memiliki pasarnya masing-masing, Boeing dan Airbus. Mengambil fokus di pesawat narrow body, di sini Irkut MC-21 300 siap untuk menjadi pesaing utama dari varian pesawat serupa milik Boeing dan Airbus, 737 MAX dan A320neo. Baca Juga: Mengenal Irkut MC-21, Pesawat Produksi Rusia yang Jadi Calon Armada Merpati Airlines Kendati dipastikan bakal menemui tembok tebal nan tinggi untuk meruntuhkan kedigdayaan dua merk dagang tersebut, namun Irkut tetap optimis untuk melangkah maju dengan cara menempatkan salah satu model pesawatnya di pagelaran MAKS Moscow Air Show pada akhir Agustus kemarin. Seperti yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman paxex.aero (29/8), seat-configuration dari MC-21 300 tampak tidak terlalu berbeda jauh dengna dua rivalnya – dua konfigurasi kelas. Hanya saja, lebar kabin dari MC-21 300 ini sedikit lebih lega ketimbang pesawat single-aisle rilisan Airbus, dimana pesawat Rusia ini memiliki lebar kabin 4,05 meter – lebih seperempat meter dari varian A320. Dengan ukurannya ini, kabin Irkut MC-21 didapuk sebagai yang terlega di kelasnya dan diharapkan mampu memberikan kenyamanan lebih kepada penumpang. Pesawat percontohan ini menampilkan tata letak kelas ekonomi yang mencapai 163 bangku penumpang, dimana masing-masing bangku berukuran 18-18,5” dan lebar gangway mencapai 20-22”. Sementara itu lebar gangway ini cukup untuk dilewati oleh troli katering dan oleh satu orang lainnya – tidak seperti gangway pada pesawat lain, dimana penumpang atau awak kabin yang hendak ‘menyalip’ troli katering ini harus minggir terlebih dahulu. Selain itu, kelengkapan di dalam kabin yang akan meningkatkan pengalaman penumpang juga tidak luput dari perhatian Irkut. Sistem pencahayaan LED di dalam kabin, layar hiburan, serta port USB type A juga tersemat untuk memanjakan penumpang. Bahkan, konon kabarnya, penumpang juga dapat mengakses fasilitas wi-fi gratis selama penerbangan – kendati pihak Irkut masih enggan menyebutkan siapa yang menjadi vendor untuk urusan ini. Baca Juga: Antara Merpati Air, Kim Johanes Mulia dan Sukhoi SJ100 Tidak dijelaskan secara rinci kapan pesawat ini bisa masuk ke layanan reguler, tapi satu yang pasti, Irkut MC-21 300 harus terlebih dahulu mendapatkan sertifikasi dari otoritas penerbangan Rusia dan Baran Keselamatan Penerbangan Eropa (EASA) sebelum memulai penerbangan mengangkut penumpangnya.  

Bos Lufthansa: Dampak Krisis Ekonomi Global, Kelak Hanya 12 Maskapai yang Bertahan di Rute Gemuk

Sektor kedirgantaraan global yang semakin berkembang belakangan ini agaknya akan mengalami sedikit pergeseran pasar, dimana CEO Lufthansa memprediksi bahwa di masa yang akan datang, ‘pemain inti’ dari sektor ini dipegang oleh rute penerbangan jarak pendek – menengah ketimbang rute penerbangan jarak jauh. Pernyataan ini semakin diperkuat oleh prediksi Carsten Spohr, sang CEO Lufthansa, mengenai sedikitnya maskapai yang akan berbagi pasar di rute utama penerbangan internasional – hanya berkisar 12 maskapai saja. Baca Juga: Ryanair Berterima Kasih Kepada Lufthansa, Ada Apa? Dilansir KabarPenumpang.com dari laman voanews.com (20/9), Carsten memperkirakan hanya akan ada 12 maskapai yang nantinya akan berbagi pasar, “tiga di Amerika Serikat, tiga di Cina, tiga di Negara Teluk (Timur Tengah), dan tiga sisanya di Eropa,” ujar Carsten tanpa menyebutkan secara rinci merk dagangnya. Tidak lain dan tidak bukan, penyebab menurunnya angka ini adalah karena krisis ekonomi global, dimana ekor dari krisis ini juga turut menghantam sektor kedirgantaraan. Kepala eksekutif Lufthansa memperingatkan bahwa setiap krisis ekonomi yang akan terjadi di masa depan dapat menghantam maskapai penerbangan – Eropa khususnya, tetapi memperkirakan penurunan dapat “mempercepat” proses merger dan akuisisi. “Jika ada satu aspek positif terhadap perataan ekonomi global, dan tentunya juga akan berdampak bagi semua maskapai – tidak terkecuali bagi Lufthansa – Itu akan mempercepat proses konsolidasi,” tambah Spohr. Bangkrutnya maskapai barbiaya rendah asal Negeri Bavaria beberapa waktu yang lalu, Air Berlin dan Germania memungkinkan Lufthansa untuk membeli rute penerbangan dua maskapai ini. Dengan kata lain, Lufthansa akan juga bermain di ‘pasar bawah’ kelak, jika mereka akan mengakuisisi dua maskapai tersebut. Baca Juga: Margin Keuntungan Tipis, Lufthansa Hibahkan Rute Penerbangan Menuju Bangkok Jika berangan-angan, di sini tampak jelas bahwa pihak Lufthansa ingin memegang peranan aktif dalam urusan konsolidasi di sektor aviasi, yang diharapkan dapat mengembalikan keuntungan Lufthansa yang sempat turun 70 persen pada kuartal kedua. “Persaingan harga unik” dengan maskapai berbiaya rendah asal Irlandia, Ryanair merupakan salah satu penyebab anjloknya keuntungan Lufthansa. Sebelumnya juga, Lufthansa telah menghapuskan rute penerbangan Munich – Bangkok dari layanan karena memiliki margin keuntungan yang tipis.  

KA Banyubiru Ekspres – Mati Karena Uzur dan Kalah Saing dengan Transportasi Lain

Kereta api Banyubiru Ekspres relasi Semarang-Solo-Yogyakarta ini mulai beroperasi 19 Desember 2008 lalu. Ketika mengular, kereta ini menggunakan kereta rel diesel tipe DMU atau Diesel Multiple Unit yang dirancang oleh PT INKA. Baca juga: KA Sarangan Ekspres – Hanya Ramai Penumpang Ketika Musim Liburan Awal mula pengoperasiannya kereta api semula melewati jalur selatan yang kemudian dialihkan ke jalur utara di wilayah Jawa Tengah. Semula KA Banyuwbiru melewati rute Stasiun Telawa, Salem dan Gundih selepas Stasiun Brumbung di Demak. Kemudian rutenya diubah menjadi lewat Stasiun Brumbungan, Ngrombo, Gambringan dan Gundih. Adanya pengalihan rute tersebut untuk meningkatkan kepadatan penumpang yang berlaku efektif per 1 Juli 2010 dan dimaksudkan untuk membidik calon penumpang yakni para pekerja yang berasal dari wilayah Cepu, Blora dan Bojonegoro. Saat masih beroperasi KA Banyubiru melayani dua kali perjalanan yakni 06.20 WIB dari Stasiun Poncol Semarang tiba di Stasiun Tugu Yogyakarta pada pukul 10.28 WIB dan 14.55 WIB dari Stasiun Tugu Yogyakarta tiba di Stasiun Poncol Semarang pada pukul 18.48 WIB. Tiketnya pun terbilang murah yakni Rp24 ribu sekali jalan dari Semarang menuju Yogyakarta dan menempuh waktu sekitar 3 jam 11 menit. Sedangkan tiket dari Semarang-Ngrombo Rp16 ribu per orang dan Rp16 ribu dari Semarang menuju ke Solo. KA Banyubiru sendiri merupakan rangkaian kereta api kelas bisnis yang dioperasikan oleh Daop IV Semarang untuk relasi Semarang Poncol-Solo-Yogyakarta. Melaju dengan empat gerbong setiap rangkaiannya, KA Banyubiru mampu menampung penumpang sebanyak 450 orang. Sayangnya KA Banyubiru tidak lagi dioperasikan alias pensiun untuk tujuan Semarang-Solo. Hal ini dikarenakan kondisi kereta yang sudah rusak dan tua hingga tingkat okupansi yang rendah. Bahkan sempat berhenti beroperasi tahun 2011 karena mengalami kerusakan mesin. Kendala suku cadang yang harus didatangkan dari luar negeri membuat KA Banyubiru berhenti operasi sementara. Saat berhenti sementara Daop IV Semarang sempat akan mengalihfungsikan untuk KA Kaligung karena tingkat okupansi layanan Semarang-Tegal yang lebih tinggi. Baca juga: KA Rajawali – Yang Telah Berhenti Beroperasi dan ‘Dilebur’ ke KA Harina Namun tak jadi, hingga akhirnya PT KAI menutup secara resmi relasi KA Banyubiru pada 25 Juli 2013 karena kalah bersaing dengan moda transportasi lainya dan kondisi rangkaian yang sudah uzur. Meski tak lagi beroperasi, relasi KA Banyubiru kini digantikan oleh KA Kalijaga yang beroperasi relasi Semarang-Surakarta.