Awas!! Adegan Drama Korea Dalam Bus Bisa Bikin Baper!

Sebagai seorang penumpang bus, apa yang kerap kali Anda rasakan saat menumpangi bus? Panas, sempit dan sesak hingga perjalanan yang terlambat kerap kali terjadi. Tapi bagaimana bila pecinta drama Korea atau drakor membayangkan naik bus seperti di adegan film? Pastinya senang dan menikmati perjalannya. Baca juga: Liam Neeson Suguhkan Aksi Thriller Terbarunya di Kereta Amtrak Sebagai pecinta drakor, pernahkah Anda memperhatikan berapa banyak adegan bus? Karena beberapa drakor ini menyulap bus sebagai lokasi yang memberikan momen-momen khusus dalam setiap adegannya seperti meperlihatkan keromantisan para pemain drakor. Dilansir KabarPenumpang.com dari kdramastars.com, ternyata ada banyak drakor yang mengambil adegan di bus. Nah apa saja sih? Berikut ini ada beberapa drakor diantaranya. #1 Personal Taste, dimana Jeon Ji Hoo (Lee Min Ho) mendapat kesan pertama yang tidak disukai dari Park Gae In (Son Ye Jin) ketika berinteraksi di bus. Tetapi beberapa saat kemudian keduanya menjadi teman dan mengantarnya ke halte bus sembari berpikir kejenakaannya, melambai dari jendela bus. #2 Boys Over Flowers, dimana Goo Jyun Pyo yang mengejar Geum Jan Di ketika berada di dalam bus. #3 Just Between Lovers, meski menyajikan cerita sedih, drakor satu ini berhasil membuat penonton terbius dengan chemistry yang ditunjukkan Moon Soo (Won Jin Ah) dan Kang Doo (Junho). Keduanya menunjukkan kisah cinta yang pilu sekaligus romantis. Dalam salah satu scene, Moon Soo dan Kang Doo berlari sambil bergandengan tangan untuk mengejar bus terakhir menuju rumah Moon Soo. Begitu Moon Soo masuk ke dalam bus, dan perlahan meninggalkan Kang Doo, ia berjalan terus ke arah belakang sambil menatap Kang Doo yang juga masih berdiri di pinggir jalan dan mengawasi kepergiannya. #4 Reply 1988, Jung Hwan (Ryu Jun Yeol) dan Duk Sun (Hyeri) memiliki pengalaman yang manis saat naik bus bersama dalam Reply 1988, namun ada satu yang menjadi paling favorit. Bosan melihat Duk Sun terhempas saat bus melaju dan jatuh ke pelukan bocah lelaki), Jung Hwan memutuskan itu sudah cukup. Dia dengan santai membingkai lengannya di sekeliling Dun Suk, menahannya agar tak terjatuh ke belakang karena bus melewati undukan di jalan dan menghindari kontak mata ketika Duk Sun memberinya tatapan bertanya. #5 My ID Is Gangnam Beauty, Mi Rae (Im Soo Hyang) dan Kyung Suk (Cha Eun Woo) menghabiskan banyak waktu romantis di dalam bus. Di sinilah mereka diam-diam berpegangan tangan, menjauh tatapan ingin tahu di kampus. Pemandangan bus terbaik mereka adalah pemandangan bus terakhir mereka. Itu adalah saat ketika Mi Rae akhirnya tidak peduli apa yang orang pikirkan tentangnya. Dia dan pacarnya yang tampan seakan meminta seluruh dunia melihat mereka. Penonton bisa menyadari betapa Mi Rae berubah ketika dia membiarkan dirinya bersandar di bahu Kyung Suk dan membiarkan kekasihnya itu bersandar padanya juga. #6 The Smile Has Left Your Eyes Bus, salah satu tempat yang tepat untuk kencan rahasia dimana Jin Kang (Jung So Min) hampir melewatkan “kencan” busnya dengan Moo Young (Seo In Guk) jika tidak berkat rekan kerjanya yang menjengkelkan yang terus mengancam untuk bepergian bersamanya. Karena itu, Jing Kang dan Moo Young bisa duduk bersebelahan dalam bus. Mereka saling menggoda satu sama lain dan menikmati kesenangan sederhana dari kebersamaan itu. Baca juga: Saat Kereta Ikut Kondang Sebagai Latar Film Box Office Ya, mengejar bus dalam kehidupan nyata sepertinya cukup sulit diraih, tetapi jika dalam drakor semua tampak bergerak dengan kecepatan lambat. Selain itu, memikirkan bus sebagai tempat kencan pun sepertinya tidak ada selain hanya dalam sebuah drakor. Jadi, kalau Anda penasaran dengan adegan mengejar bus dan kencan di dalamnya coba saja, bila sudah bisa ceritakan ya!

Dampak Kenaikan Harga Bahan Bakar, Qantas Bukukan Kerugian Saat Peak Season!

Summer Time! Saatnya orang-orang di luar sana menikmati liburan musim panas yang sudah mereka nantikan sejak lama. Namun khusus untuk Benua Kangguru, Australia, minat traveling dari penduduknya mulai menurun. Hipotesa ini diambil dari maskapai terbesar di sana, Qantas yang menyebutkan bahwa pendapatan pihak maskapai untuk musim panas tahun ini mengalami penurunan yang cukup signifikan. Tidak hanya Qantas, pun halnya dengan penyedia jasa perjalanan wisata kenamaan asal Aussie, Flight Centre juga mengeluhkan hal yang sama. Ada apa sebenarnya? Baca Juga: Ternyata, Qantas Airways Itu Merupakan Singkatan dari… Seperti yang diwartakan KabarPenumpang.com dari laman abc.net.au (22/8), laba bersih yang berhasil dibukukan oleh pihak perusahaan berada di angka AUD$891 juta atau yang setara dengan Rp8,6 triliun kurs sekarang – merosot AUD$62 juta dari tahun lalu. Bahkan, pendapatan sebelum kena pajak malah menunjukkan angka yang lebih menukik tajam – turun 17 persen ke angka AUD$1,3 miliar. Di sini, pihak Qantas mengatakan bahwa mungkin saja penurunan pendapatan perusahaan ini diakibatkan karena meningkatnya harga bahan bakar yang pada akhirnya berimbas pada meningkatnya harga tiket pesawat. Kendati begitu, CEO Qantas Alan Joyce agaknya lebih legowo dengan mengatakan bahwa ini disebabkan oleh sepinya permintaan dari penumpang. “Memang permintaan di pasar mengalami penurunan, dan hal ini merupakan dampak dari meningkatnya harga bahan bakar – namun kami tetaplah salah satu grup maskapai terbaik di dunia,” tutur Alan mencoba tetap optimis. Hampir senasib – namun sedikit lebih beruntung dari Qantas, unit perjalanan wisata Flight Centre membukukan laba yang meningkat 0,1 persen ke angka AUD$263,8 juta per 30 Juni 2019. Keuntungan tersebut merupakan kombinasi dari meningkatnya bisnis perjalanan ke luar negeri dari Flight Centre dan stagnansi permintaan perjalanan domestiknya. Baca Juga: Tekan Limbah, Qantas Tahun Ini Stop Penggunaan Boarding Pass Berbahan Kertas Ke depannya, direktur pelaksana Flight Centre Graham Turner tidak berharap tren itu akan berubah banyak selama tahun depan, dengan peluang pertumbuhan utama Flight Centre di luar negeri, dan berharap ada perbaikan dari permintaan perjalanan domestik. “Di Australia, kami mengharapkan pemulihan sektor rekreasi secara bertahap seiring berjalannya waktu, beriringan dengan pulihnya iklim perdagangan pengaplikasian strategi perusahaan,” tutur Graham.  

Genjot Wisatawan Mancanegara, Kemenpar Buka Tourism Hub Information di Bandara Changi

Target kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 20 juta sepanjang 2019 bisa dicapai dengan berbagai upaya seperti pembenahan tempat wisata atau memudahkan dengan program paket wisata. Pada 21 Agustus 2019 kemarin, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI meresmikan Tourism Hub Information Couter di Bandara Internasional Changi Singapura untuk upaya pencapaian target tersebut. Baca juga: Seru! Ada Perosotan Menuju Boarding Room di Terminal 4 Bandara Changi Program ini sendiri memanfaatkan Singapura sebagai hub yang bisa meningkatkan kunjungan wisatawan. Adapun mekanisme yang diterapkan yakni dengan melibatkan semua agen perjalanan. “Kita bersama-sama datang ke Singapura untuk menarik wisatawan dari berbagai pasar. Seperti China, Jepang, Korea dan India. Mereka kita tawarkan untuk melakukan kunjungan lebih lanjut ke Batam, Bintan, dan Tanjung Pinang,” ujar Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kemenpar Nia Niscaya yang dikutip KabarPenumpang.com dari tribunnews.com (21/8/2019). Dia menambahkan, memasuki bulan ke-4 Program Tourism Hub sudah bisa menunjukkan manfaatnya dan terbukti semakin banyak pelancong asing yang berkunjung ke Batam dan Bintan melalui Singapura. Bahkan dengan melibatkan agen perjalanan, pelancong yang berkunjung ke Batam dan Bintan melalui Singapura dapat memperoleh paket perjalan dengan harga yang istimewa. Harga istimewa ini akan dikhususkan pada hari Senin hingga Kamis dan akan menguntungkan semua pihak. Termasuk industri pariwisata di Batam, Bintan dan Tanjung Pinang. Selain itu juga operator ferry, calon pengunjung setra manajer terminal ferry. Nia menambahkan, penumpang bisa mendapatkan tiket ferry kembali dari Singapura ke Batam hanya dengan membayar S$23 yang berlaku pada hari kerja dan termasuk GST. Ini relatif lebih murah dari tarif normal yakni S$49. “Bahkan di akhir pekan, tiket feri bisa didapatkan dengan harga tertinggi hanya SGD 30. Paket Hot Deals yang ditawarkan sudah dibundel dengan hotel, spa, atau golf,” ungkapnya. Untuk menikmati tarif ferry S$23, pelancong hanya perlu memilih salah satu dari 200 paket yang ditawarkan oleh 300 industri yang sudah berkolaborasi dengan Kemenpar. Program ini sendiri didukung antara lain oleh Batam Fast, Sindo Ferry, Horizon Ferry, dan Majestic Ferry. “Untuk mendukung program inilah, Kemenpar merasa perlu membuka konter informasi di Bandara Changi, dengan papan nama ‘extended holiday’. Ini diharapkan bermanfaat dalam memberikan informasi wisata bagi para wisatawan yang tiba di Bandara Changi,” kata Asdep Bidang Pengembangan Pemasaran II Regional III Kemenpar Sigit Witjaksono. Baca juga: Ssstt..! Ada Robot Polisi Lalu Lintas di Bandara Changi Untuk diketahui, counter informasi ini akan berada di aula kedatangan Bandara Changi di Terminal 2 yang menyediakan informasi Batam dan Bintan. Selain itu, paket dan brosur yang ada, ditampilkan dengan 5 bahasa yang berbeda. Yaitu Mandarin, Korea, Jepang, Tamil, dan Inggris.

Situasi Tak Kunjung Kondusif, Cathay Pacific Tangguhkan Penjualan Tiket di Hong Kong

Situasi di Hong Kong pasca kerusuhan yang terjadi akibat sengkarut RUU Ekstradisi ternyata belum juga mereda – malah makin memanas. Setelah sebelumnya Hong Kong Intenational Airport (HKIA) sempat diblokir oleh para demonstran, kini kabar terbaru menyebutkan bahwa para awak kabin dari flag carrier Hong Kong, Cathay Pacific terpaksa harus lebih waspada ketika masuk ke teritorial Cina daratan. Pasalnya, otoritas terkait Cina daratan telah memberlakukan aturan untuk melakukan penggeledahan terhadap awak kabin ini, barang kali ada dari mereka yang merupakan salah satu demonstran yang hendak menyusup ke Cina. Baca Juga: Dampak Kerusuhan RUU Ekstradisi, Bandara Hong Kong Batalkan Lebih dari 200 Penerbangan “Kami panik (ketika hendak digeledah),” ujar salah satu awak kabin dari Cathay Dragon – anak perusahaan dari Cathay Pacific, dikutip KabarPenumpang.com dari laman washingtonpost.com (22/8). Saking enggan ponselnya turut digeledah oleh otoritas berwenang Cina daratan, tidak sedikit awak kabin dari maskapai ini yang menyimpan ponsel mereka di sales cart hingga di sela-sela botol whiskey, agar supaya data privasi mereka tidak turut dicampuri dan digeledah oleh otoritas berwenang. Tidak hanya menggeledah rekam jejak digital awak kabin saja, pemeriksaan secara menyeluruh terhadap barang bawaan juga menjadi satu momok yang menyeramkan bagi mereka. “Saya pikir ada banyak perusahaan yang ketakutan sehingga mereka merasa sulit untuk menahan tekanan semacam ini jika hal yang sama terjadi pada mereka,” tambahnya awak kabin yang meminta untuk di-anonim-kan ini. Kegelisahan yang dialami oleh flag carrier ini memaksa pihak maskapai untuk menangguhkan penjualan tiket penerbangan dari HKIA untuk waktu yang belum bisa diprediksi hingga kapan. Mengutip dari laman sumber berbeda, penangguhan itu disebabkan oleh pengetatan keamanan di HKIA menyusul situasi keamanan di kota tersebut yang memburuk dengan berbagai aksi unjuk rasa dalam beberapa waktu terakhir. “Semua penumpang harus mengonfirmasi tiketnya dan menyiapkan dokumen perjalanan guna pemeriksaan setibanya di bandara,” tulis pihak maskapai dalam sebuah pernyataan. Baca Juga: Mayoritas Pilot dan Awak Kabin Dukung Aksi Protes, Cathay Pacific Tujuan Cina Daratan Terancam Lumpuh Sebelumnya, pihak maskapai juga telah menangguhkan sejumlah awak kabin dan pilot yang kedapatan mendukung aksi demonstrasi ini. Diperkirakan, ada lebih dari 2.300 karyawan Cathay Pacific telah bergabung dalam aksi protes, diantaranya 1.200 orang merupakan pilot dan awak kabin.

Beijing-Guangzhou High-Speed Line, Jaringan Kereta Cepat yang Dioperasikan Dua Operator

Tidak hanya unggul dalam urusan jiplak menjiplak, Cina juga ternyata memiliki poin unggul di sektor transportasinya. Tahukah Anda bahwa enam dari sepuluh jaringan kereta cepat terpanjang di dunia terletak di Negeri Cina? Sedangkan sisanya terletak di Spanyol, Jepang, Rusia, dan Amerika Serikat. Namun kali ini kami tidak akan membahas tentang ke-10 jaringan kereta cepat terpanjang di dunia tersebut, melainkan satu yang paling panjang yang ada di dunia – Beijing-Guangzhou high-speed line. Baca Juga: 10 Fakta Seputar Kereta Cepat di Cina Mulai beroperasi sejak Desember 2012 silam, jaringan kereta cepat ini dinobatkan sebagai yang terpanjang di dunia dengan total lintasan mencapai 2.298 km! Dengan jarak yang sangat jauh tersebut, hanya dibutuhkan waktu sekira delapan jam saja untuk menghubungkan dua kota ini – setelah sebelumnya perjalanan antara Beijing menuju Guangzhou memakan waktu hingga 22 jam lamanya. Dengan menggunakan jenis kereta CRH380-AL, kereta ini mampu menembus kecepatan maksimum hingga 350 km per jam dan jaringan Beijing-Guangzhou high-speed line terbagi ke dalam empat section: Beijing-Shijiazhuang-Zhengzhou (693 km), Zhengzhou-Wuhan (536km), Wuhan-Guangzhou (968 km), dan Guangzhou-Shenzhen (102 km). Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman railway-technology.com, jalur kereta berkecepatan tinggi melintasi provinsi Hebei, Henan, Hubei, Hunan dan Guangdong, yang menghubungkan 28 kota besar di Cina dan 47 stasiun di sepanjang rute. Adapun jalur yang digunakan oleh Beijing – Guangzhou high-speed line menganut bentang rel standar, yaitu 1.435 mm. Lucunya, jaringan kereta cepat terpanjang di dunia ini dioperasikan oleh dua operator sekaligus – dimana ketika kereta mengular di daerah Cina daratan operatornya adalah China Railway, sedangkan ketika mengular di wilayah Hong Kong, operatornya berubah menjadi MT Corporation. Baca Juga: Cina Canangkan Kereta Cepat Maglev dengan Kecepatan 800 Kilometer Per Jam! Lantaran jarak tempuhnya yang fantastis, tersedia beberapa depot untuk ‘merawat’ rangkaian kereta yang beroperasi di jalur ini, beberapa diantaranya adalah: Beijing MU Depot, Zhengzhou MU Depot, Wuhan MU Depot, Guangzhou MU Depot, dan Shenzhen MU Depot. Satu fakta unik lain adalah Beijing – Guangzhou high-speed line merupakan satu-satunya kereta api berkecepatan tinggi Tiongkok yang melintasi perbatasan yang membutuhkan imigrasi dan bea cukai.    

[Bagian 2] Fakta Unik Kereta Cepat di Cina – Lima Jalur Kecepatan Tinggi Pemecah Rekor Dunia

Setelah pada artikel sebelumnya dikupas tentang jaringan kereta cepat Cina yang terbesar dan terpanjang di dunia, bahkan setiap harinya mengangkut sekitar dua juta penumpang, maka kereta berkecepatan tinggi yang juga disebut kereta peluru di Cina ternyata sudah ada di hampir semua ibukota provinsi selama sepuluh tahun terakhir. Baca juga: [Bagian 1] Fakta Unik Kereta Cepat di Cina – Punya Jaringan Terbesar di Dunia dan Angkut 2 Juta Penumpang Per Hari Perkembangan yang pesat pada kereta berkecepatan tinggi di Cina bahkan sudah menjadi fokus seluruh dunia. Adapun yang menjadi fokusnya adalah pembangunan jaringan kereta api yang menakjubkan, melesatnya jumlah penumpang dari jarak jauh yang sempat dianggap mustahil. KabarPenumpang.com melansir laman chinadiscovery.com, ternyata ada lima rel kereta berkecepatan tinggi di Cina yang menjadi pemecah rekor. Apa saja dan ada di jalur mana? Simak ulasannya berikut. 1. The First Island – Looping HSR – Hainan HSR Kereta berkecepatan tinggi dengan panjang 653 km di sekitaran Pulau Hainan. Jalur ini dioperasikan pada 3 Desember 2010 berbarengan dengan kereta CRH380AL. Kereta yang mengular disini adalah kereta berkecepatan tinggi pertama yang mengelilingi pulau. Dengan kereta ini, penumpang bisa mengelilingi pulau utama yang dimulai dari Bandara Phoenix sembari menikmati pemandangan laut. 2. High Latitude Area – Harbin Dalian High Speed Train Pada Desember 2012 lalu, kereta cepat Harbin-Dalian yang melewati Liaoning, Jilin dan Heilongjiang dirancang dengan kecepatan sekitar 350 km per jam. Ini merupakan HSR pertama yang dibangun di area lintang tinggi. Apalagi dalam 30 tahun terakhir, ketiga provinsi yang dilalui kereta berkecepatan tinggi tersebut adalah daerah terdingin di musim dingin. Bahkan perbedaannya dalam setahun terakhir mencapai 80 derajat Celcius. 3. The Modern Steel and Silk Road – Lanzhou Urumqi High Speed Train Jalur kereta berkecepatan tinggi Lanzhou Urumqi ini memiliki panjang 1776 km yang dibuka 26 Desember 2014 untuk mengurangi kemacetan. Ini merupakan jalan baca dan sutera modern yang menghubungkan bagian timur dan barat Cina. Selain menikmati jarak tempuh terpanjang dengan kereta api berkecepatan tinggi yang pertama melewati daerah angin gurun, juga bisa mendapat informasi rinci tentang HSR Lanzou Xinjiang. 4. Collapsible Loess Area – Zhengzhou Xi’an Route Ini adalah HSR pertama yang dibangun diatas area loess dimana CRH380AL melakukan uji kecepatan tercepat di dunia yakni 486,1 km per jam dalam perjalanan dari Beijing ke Shanghai. Untuk menikmati kereta di jalur ini, jangan lupa periksa informasi yang lebih terperinci termasuk peta, jadwal, stasiun dan apa yang harus dilihat di sepanjang jalan tentang Kereta Api Kecepatan Tinggi Zhengzhou-Xi’an. Baca juga: 10 Fakta Seputar Kereta Cepat di Cina 5. Beijing Hong Kong Express Rail Link Jalur tautan Ekspres Beijing-Guangzhou-Shenzhen-Hong Kong akan segera selesai. Ini adalah satu-satunya HSR Cina yang memiliki persyaratan khusus. Sebab, HSR ini akan melintasi perbatasan yang membutuhkan imigrasi dan bea cukai. Bagian Hong Kong diperkirakan akan dibuka pada kuartal ketiga 2018. Pada saat itu, Hong Kong ke Shanghai akan berkurang dari 19 jam menjadi 8 jam, sementara Hong Kong ke Beijing akan berkurang dari 24 jam menjadi 9 jam.

Lima Fakta Unik Seputar Indian Railways – Namanya Tak Melulu Buruk

Jika Indonesia punya beragam kisah unik mengenai jaringan perkeretaapian yang sudah ada sejak jaman penjajahan Belanda ratusan tahun silam, maka lain halnya dengan Indian Railways – yang pasti ada poin unik yang bisa digali, atau mungkin bahkan belum Anda ketahui sebelumnya. Ambil contoh, tahukah Anda bahwa jaringan perkeretaapian India merupakan perusahaan terbesar ke-9 di dunia berdasarkan jumlah pegawainya (1,4 juta pegawai per Juli 2018). Baca Juga: Pendapatan Utama Indian Railways, Ternyata Bukan dari Jasa Angkut Penumpang Bagi Anda yang masih penasaran dengan fakta-fakta unik apa saja yang terselubung di balik Indian Railways, berikut KabarPenumpang.com sarikan beberapa di antaranya, dikutip dari laman tourmyindia.com. Jaringan Kereta Api Terbesar di Dunia Jika Anda berpikiran bahwa Jepang merupakan negara yang memiliki jaringan perkeretaapian terbesar di dunia – atau bahkan Cina, maka Anda salah besar, karena predikat ini disandang oleh jaringan perkeretaapian India. Dengan lintasan sepanjang total 121.407km (per Maret 2017), Indian Railways ini menghubungkan sekira 7.500 stasiun yang tersebar di seluruh wilayah negara penghasil film Bollywood ini. Kecepatan Kereta Cepat India Jika kereta cepat yang tengah dibangun antara Jakarta – Bandung digadang-gadang akan beroperasi pada kecepatan 350km/jam, maka lain halnya dengan kereta cepat yang ada di India, dimana hanya beroperasi di kecepatan 160km/jam saja. Wah, hampir tidak jauh berbeda dengan KA Argo Parahyangan atau KA Argo Lawu yang beroperasi pada kecepatan maksimum 100km/jam, ya! Jumlah Penumpang Hariannya Mencapai… Sehubungan dengan jaringan kereta yang sangat besar, wajar saja jika Indian Railways menggunakan 11.000 armada kereta setiap harinya, dengan rataan 7.000 penumpang per hari! Masuk Guiness Book of World Records Tentu saja nama Indian Railways bukan masuk ke dalam Guiness Book of World Records karena buruknya jaringan perkeretaapian di sana, melainkan karena salah satu stasiunnya, Stasiun Delhi menjadi stasiun dengan sistem interlocking rute relay terbesar di dunia! Baca Juga: Torehkan Sejarah, Indian Railways Bangun ‘Limited Height Subway’ dalam Waktu 4,5 Jam Saja! Jembatan dan Terowongan Kereta Terpanjang di Dunia Bukan Jembatan Cisomang dan Terowongan Ijo yang menyandang predikat sebagai jembatan dan terowongan kereta api terpanjang di dunia, melainkan Vembanad Rail Bridge yang terletak di Kerala yang merupakan jembatan kereta terpanjang di dunia dengan bentang mencapai 4,62 km ; sedangkan predikat terowongan kereta terpanjang di dunia diraih oleh Karbude Tunnel yang menjadi bagian dari Konkan Railway (panjangnya mencapai 6,5km!

Setiap Nama Kereta Ternyata ada Filosofinya

Sering naik kereta, tapi tahukah Anda berasal dari mana nama-nama kereta itu? Soalnya setiap kereta punya mana yang berbeda-beda, tapi apakah ada arti dan maksudnya atas penamaan itu? Ternyata bila ditelisik, nama kereta memiliki makna tersendiri. Baca juga: KA Argo Bromo Anggrek, Sejarah Pertama Varian Keluarga Kereta “Argo” KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai laman sumber, penamaan kereta-kereta yang ada di Indonesia sendiri diambil dari berbagai legenda daerah setempat, ikon daerah, akronim hingga bahasa Sansekerta. Ini semua untuk meningkatkan daya jual, memudahkan mengingat nama kereta dan menghilangkan cerita buruk. Nah apa saja sih nama-nama kereta yang ada di Indonesia? #1 Sungai KA Progo yang merujuk pada Sungai Progo, KA Cisadane, KA Brantas, KA Logawa, KA Serayu, KA Bengawan, KA Gajahwong dan KA Bogowonto. Semua nama kereta ini diambil dari nama sungai yang dilewati atau mengalir dekat kota dimana ada stasiun pemberhentian. #2 Hewan Pernah numpang di KA Sembrani? Ya, salah satu kereta ini berasal dari nama kuda terbang. Selain itu ada KA Turangga (kuda), Taksaka (naga), Sancaka (ular), Harina (kijang). Gumarang (kuda), Lodaya (macan) dan Dwipangga (gajah). Seluruh nama hewan yang dijadikan nama kereta ini diambil dari bahasa kuno atau Sansekerta. Adapula yang diambil dari cerita rakyat daerah atau sejarah Mahabarata. #3 Gunung Biasanya kereta yang menggunakan nama-nama gunung ini digunakan untuk kelas eksekutif seperti Argo Sindoro, Argo Muria, Argo Parahyangan, Argo Lawu, Argo Bromo, Argo Wilis, Argo Jati. Namun ada juga yang tidak digunakan untuk kelas eksekutif atau penamaan pada kelas bisnis dan ekonomi seperti KA Malabar, KA Krakatau dan Ciremai Express. #4 Sejarah kota yang dilewati Adapula kereta yang diambil dari nama sejarah atau legenda yang dilewati kereta-kereta tersebut. Seperti Sri Tanjung dan Tawangalun yang diambil dari legenda rakyat Banyuwangi. Kertajaya nama dari Raja Kediri, Gajayana adalah kerajaan di kota Malang, Kahuripan adalah nama ibukota Kerajaan Airlangga. Tegalarum adalah situs maka Amangkurat, Sawunggalih nama lain daerah Kutoarjo zaman dulu. Adapula Senja Singosari, Rapih Dhoho, Pasunda dan Panataran. #5 Tokoh Populer Ternyata nama kereta juga diambil dari tokoh pewayangan atau tokoh populer loh seperti KA Kamandaka, KA Ajisaka, KA Kalijaga, KA Kiansantang, KA Siliwangi dan KA Joko Tingkir. Baca juga: KA Ekonomi Matarmaja, Kondang Berkat Jadi Latar Film “5 Cm” #6 Akronim kota atau gabungan kata Selain lima diatas, adapula yang merupakan gabungan kata seperti Tawangjaya (TAWANG semarang – JAYAkarta), Kutojaya (KUTOarjo – JAYAkarta), Purwojaya (PURWOkerto – JAYAkarta), Purbaya (PURwokerto – suraBAYA), Matarmaja (MAlang-bliTAR-MAdiun-JAkarta) dan Bangunkarta (jomBANG, madiUN, dan jaKARTA). Untuk Jayakarta sendiri adalah sebutan kota Jakarta di masa lalu. Nah, sudah kenal kan dengan nama-nama kereta ini? Jadi Anda sering menggunakan kereta yang mana?

Harley Davidson Luncurkan “The Iron,” Sepeda Keseimbangan Buat Anak 3 Tahun!

Harley Davidson kadung kondang seantero jagad sebagai brand motor gede yang legendaris, tapi bagaimana jika Harley Davidson juga membuat sepeda untuk anak-anak? Apakah hal ini salah? Sepertinya tidak, sebab Harley Davidson baru-baru ini menggeluarkan sepasang sepeda keseimbangan listrik yang akan hadir di Amerika. Sepeda ini dirancang untuk anak usia 3-5 tahun dan 5-7 tahun. Baca juga: Himo C16, Sepeda Listrik Xiaomi Meluncur 19 September 2019 Dilansir KabarPenumpang.com dari laman newatlas.com (20/8/2019), ada dua jenis yang dibuat oleh Harley Davidson yakni The IronE12 untuk anak usia 3-5 tahun dan IronE16 untuk anak usia 5-7 tahun. IronE12 sendiri memiliki roda 12 inchi atau diameter 30 cm dengan ketinggian kursi 13 inci atau 33 cm dan berat 7,7 kg. Sedangkan Iron E16 memiliki roda 16 inci atau 40 cm dengan tinggi kursi 43 cm dan berat 8,6 kg.
(newatlas)
Kedua jenis sepeda keseimbangan listrik ini menggunakan garpu kaku, motor hub listrik dan baterai kecil yang dapat dilepas yang memberi Anda 30-60 menit shenaigans per 30-60 menit pengisian daya. Harley dalam menghadirkan sepeda keseimbangan listrik ini tidak memberikan angka daya apapun tetapi memberikan tanda mode daya dengan warna. Adapun warna itu yakni merah, kuning dan hijau, ini dengan pembatas kecepatan masing-masing Iron. sSeperti IronE16 bila mode hijau akan keluar kecepatan 11 mph atau 17,7 km per jam. Di masa depan, mungkin anak-anak akan tumbuh dan ketika memikirkan motor listrik maka berpikir ke Harley. Perusahaan ini tentu saja abru merilis streetbike listrik Livewire yang harganya sangat mahal. Tetapi juga menggoda mesin lain yang jauh lebih kecil dan lebih dekat dengan skuter serta ebike untuk mengisi listrik. Sepeda keseimbangan ini menunjukkan Harley Davidson mau menyambut pelanggan baru yang lebih muda. Baca juga: Wiz, Skuter Listrik Wanita yang Mampu Melaju 80 Kilometer Per Jam Hal ini mungkin dalam upaya untuk menurunkan rata-rata usia pelanggannya. Harga sepeda keseimbangan listrik ini untuk usia 3-5 tahun US$649 atau Rp9,2 juta dan usia 5-7 tahun US$699 atau Rp9,9 juta. Skuter IronE akan menjadi stuffer stocking yang bagus musim liburan ini.

Beli Laptop Lenovo Bisa Dapat Tiket AirAsia Gratis? Inilah Syaratnya!

Wah, kesempatan ini tidak boleh disia-siakan begitu saja, nih! Ya, persahaan asal Amerika Serikat, Intel dan perusahaan teknologi multinasional asal Cina, Lenovo dikabarkan baru saja bekerja sama untuk memberikan manfaat lebih kepada konsumennya yang ada di Indonesia. Kendati tengah terbelit Perang Dagang yang tak kunjung usai, namun kedua perusahaan beda negara ini telah berkomitmen untuk memberikan kesempatan liburan gratis kepada setiap konsumen yang membeli laptop Lenovo berbasis Intel model terbaru. Baca Juga: Ekspansi Bisnis Besar-Besaran, AirAsia Berencana untuk Ganti Slogan! Di sini, Intel dan Lenovo menggaet maskapai penerbangan berbiaya rendah asal Malaysia, AirAsia dalam penyediaan kesempatan liburan gratis tersebut. Dilansir KabarPenumpang.com dari siaran pers yang diterima, nantinya para pembeli laptop Lenovo berbasis Intel model terbaru ini akan mendapatkan AirAsia BIG Points yang dapat ditukarkan dengan tiket penerbangan gratis, upgrade kelas penerbangan ke lebih dari 150 destinasi di AirAsia.com, akomodasi hotel, kunjungan ke objek wisata, hingga penawaran menarik lainnya dari mitra BIG Loyalty. Ini merupakan bagian dari AirAsia 816 BIG World Campaign yang dimulai sejak 16 Agustus kemarin hingga tanggal 16 September mendatang di seluruh Asia. Nah, bagi Anda yang kebetulan sedang ingin membeli laptop, berikut adalah model laptop Lenovo berbasis Intel yang akan memberikan Anda peluang untuk mendapatkan tiket terbang bersama AirAsia secara cuma-cuma: Seri ThinkPad T : model T480 Seri ThinkPad E : model E480, dan E470 Seri ThinkPad X : model X1 carbon, X280, X270, dan X1 Yoga Seri ThinkPad L : model L380, L390 Clam, dan L390 Yoga Seri ThinkBook : model ThinkBook 13s. Baca Juga: AirAsia ‘Hilang’ dari Traveloka dan Tiket.com, Alasan Teknis atau Ada Tekanan? Namun, mengingat promo ini cukup menggiurkan, ada sejumlah syarat dan ketentuan yang dapat Anda baca di sini. Jadi, siapa bilang beli laptop dapat tiket pesawat itu cuma mimpi?!