Atlantic Road Jadi “James Bond Road,” Jalur Legendaris nan Eksotis di Norwegia

Siapa yang tak kenal dengan Atlantic Ocean Road atau Atlantic Road? Bagi pecinta film James Bond yakni No Time To Die pasti tahu tentang jalan raya super keren ini. Jalur ini sepanjang 8,3 km dari County Road 64 yang melintasi kepulaan di Hustadvika dan Averøy di Møre og Romsdal, Norwegia.

Baca juga: Pesawat Listrik Rolls-Royce dan Tecnam Meluncur 2026, Norwegia Jadi Pasar Terbesar

Nanti jalur ini juga akan melintasi Hustadvika yang adalah baguan tak terlindungi dari Laut Norwegia. Yang mana jalur ini juga menghubungkan Pulau Averøy dengan daratan dan semenanjung Romsdalshalvøya. KabarPenumpang.com merangkum wikipedia.org, jalur tersebut dibangun di beberapa pulau kecil dan pulau karang yang dihubungkan oleh beberapa jalan lintas dan delapan jembatan yang paling menonjol adalah Storseisundet.

Rute awal ini diusulkan sebagai jalur kereta api pada awal abad ke-20 tetapi ditinggalkan. Perencanaan Jalur Rauma untuk menghubungkan jaringan kereta api nasional ke Møre og Romsdal sedang berlangsung, dan beberapa proposal dibuat untuk memperluasnya ke kota-kota pesisir.

Pada tahun 1921, Dewan Kota Møre og Romsdal memilih rute luar, yang akan mengikuti jalan yang dekat dengan jalan tersebut. Jalur Rauma tidak dibangun di luar ndalsnes, dan pada tahun 1935 Parlemen Norwegia memutuskan untuk menghubungkan kota-kota pesisir di Møre og Romsdal ke ndalsnes melalui jalan darat, bukan kereta api.

Meskipun rencana tersebut secara resmi dibatalkan, penduduk setempat terus bekerja dengan ide jalan yang menghubungkan Avery dengan daratan. Hingga akhirnya perencanaan jalan yang serius dimulai pada tahun 1970-an.

Arne Rettedal, Menteri Pemerintah Daerah dan Pembangunan Daerah pada awal 1980-an, mengusulkan agar dana penciptaan lapangan kerja dapat dialokasikan untuk proyek-proyek jalan. Setelah disetujui, konstruksi dimulai pada 1 Agustus 1983. Selama konstruksi, daerah tersebut dihantam oleh 12 badai angin Eropa. Hingga akhirnya jalan itu dibuka 7 Juli 1989, dengan biaya 122 juta krone Norwegia (NOK). Bahkan jalan itu dilestarikan sebagai situs warisan budaya dan diklasifikasi sebagai Rute Wisata Nasional.

Baca juga: Norwegian Air Kenakan Biaya Pada Tas Jinjing Per 23 Januari 2020

Ini juga menjadi situs populer yang digunakan untuk iklan otomotif dan dinyatakan sebagai perjalanan darat terbaik di dunia serta dianugerahi gelar sebagai “Konstruksi Abad Ini Norwegia”. Pada tahun 2009, Terowongan Samudra Atlantik dibuka dari Averøy ke Kristiansund.






















“Malu-malu,” PT KCI Akui Langgar Aturan Terkait CCTV di KRL!

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter malu-malu mengakui melanggar aturan terkait ketersediaan kamera CCTV di dalam setiap rangkaian KRL (Kereta Rel Listrik) Commuter Line.

Baca juga: KCI Langgar Aturan Terkait CCTV di KRL? Belajar dari Kasus Pemerkosaan Wanita di Kereta Komuter AS

Dalam tanggapannya kepada KabarPenumpang.com atas pemberitaan terkait ketersediaan CCTV di rangkaian KRL, disebutkan, CCTV di dalam KRL saat ini telah tersedia sekurang-kurangnya satu unit di dalam setiap rangkaian KRL.

Padahal, dalam Peraturan Menteri Perhubungan (PM) nomor 63 tahun 2019 tentang Standar Pelayanan Minimum Angkutan Orang dengan Kereta Api, Standar Pelayanan Minimum (SPM) angkutan orang dengan kereta api di perjalanan, pada poin keamanan, KA Perkotaan, termasuk KRL, LRT, dan MRT, minimal menyediakan dua CCTV dalam satu rangkaian kereta.

CCTV-nya juga ditekankan dengan resolusi yang jelas. Jadi, bilamana jumlah ketersediaan CCTV-nya sudah sesuai SPM tetapi resolusinya tidak jelas, itu tetap tidak sesuai aturan.

“Sedang dipenuhi (CCTV di rangkaian KRL) secara bertahap,” jelas Manager External Relations KAI Commuter, Adli Hakim, saat menjawab pertanyaan mengakui tidaknya KAI Commuter sudah sesuai SPM atau tidak dalam menyediakan CCTV di rangkaian KRL. 

Saat ini, lanjut Adli, KAI Commuter mengoperasikan 94 rangkaian KRL per hari di Jabodetabek.

Pemenuhan terhadap SPM juga diupayakan dengan saat ini sudah ada CCTV tambahan di 17 rangkaian KRL yang dilakukan bertahap sejak tahun 2020. “Di 17 rangkaian yang sudah dipasang CCTV tambahan, itu ditambahnya bukan cuma satu lagi, tapi empat tambahan CCTV,” tegasnya.

Sementara itu 500 lebih unit CCTV juga telah terpasang di seluruh stasiun KRL yang berjumlah 80 stasiun di Jabodetabek, jumlah ini telah melebihi standar yang ada di SPM.

Untuk meminimalisir gangguan keamanan dan mengawasi kondisi pengguna di dalam kereta dan stasiun KAI Commuter juga mengerahkan petugas pengamanan. Di dalam setiap rangkaian KRL ada setidaknya 3 orang petugas pengawalan KRL (Walka) yang bertugas. Jumlah ini telah melebihi standar dalam SPM yang mensyaratkan setiap enam kereta atau gerbong diawasi satu orang petugas.

Dengan berbagai upaya pemenuhan aspek keselamatan yang dilakukan KAI Commuter, keamanan dan ketertiban di dalam KRL dapat terjaga.

Kejadian di komuter Philadelphia, Amerika Serikat, tentu dapat diambil sebagai pelajaran untuk pengelola layanan kereta komuter di seluruh dunia. Namun dengan kehadiran petugas frontliner di stasiun dan kereta yang jumlahnya lebih dari 4.000 orang, kejadian tersebut dapat dicegah.

Baca juga: Pohon Tumbang di Stasiun Depok Ganggu Perjalanan KRL, Ada Aturan ‘Ruang Bebas’ yang Dilanggar?

KAI Commuter sejak 2018 juga rutin menggelar sosialisasi dan kampanye mencegah pelecehan seksual dengan tema “Komuter Pintar Peduli Sekitar” dengan mengajak seluruh pengguna untuk waspada terhadap sekitar dan tidak ragu membantu serta melaporkan ke petugas bila melihat ada kejadian-kejadian mencurigakan di kereta maupun stasiun.

Pemenuhan SPM yang dilakukan bertahap oleh KAI Commuter juga senantiasa dilaporkan dan diawasi oleh Kementerian Perhubungan sebagai regulator. Pengawasan dilakukan antara lain dengan proses verifikasi fisik secara rutin, dan evaluasi dari pemerintah kepada KAI Commuter atas pemenuhan SPM.

Sumatera Barat Punya Banyak Perlintasan Sebidang, BTP Lakukan Program Utama Keselamatan

Perlintasan sebidang sampai hari ini masih menjadi masalah dan salah satunya menjadi momok di Sumatera Barat. Kota Padang bahkan mendapat julukan kota sejuta perlintasan sebidang antara jalan raya dan rel kereta api.

Baca juga: Jumlah Perlintasan Sebidang Liar di Indonesia, Tembus Angka 4.000!

Kehadiran perlintasan sebidang ini, di Sumatera bagian barat pada tahun 2021 tercatat total 25 kejadian kecelakaan kereta api. Balai Teknik Perkeretaapian (BTP), kelas II Wilayah Sumatera Barat menyebutkan ada 279 perlintasan sebidang tidak teregister.

Karena hal ini, maka ada kesepakatan penanganan perlintasan sebidang sehingga bisa dilakukan di semua daerah lainnya di Indonesia. Ini pun membuat BTP wilayah Sumatera bagian barat membuat program utama keselamatan yakni memasang pintu perlintasan di semua perlintasan terintegrasi yang kemudian dioperasikan oleh Divre 2 Sumatera Barat.

Kemudian juga akan memasang Early Warning System di perlintasan ilegal yang rawan kecelakaan. Membangun jalan inspeksi sebagai jalan alternatif menuju perlintasan terdekat. Bukan hanya itu, BPT Sumatera Barat juga masih memiliki program lainnya.

Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Pusat MTI Djoko Setijowarno mengatakan, ada empat hal dengan masalah perlintasan sebidang di Sumatera Barat. Dia menyebutkan, yang pertama adalah memastikan keselamatan dan kemanan di perlintasan sebidang bagi pengguna jalan serta pengoperasian kereta api.

Kedua, berkomitmen untuk melaksanakan perintah peraturan perundang-undangan yang mengatur dan/atau terkait dengan perlintasan sebidang. Ketiga, merencanakan dan merealisasikan peningkatan penataan keselamatan pada perlintasan sebidang menjadi perlintasan tidaksebidang yang menyediakan akses bagi pejalan kaki, menormalisasikan jalur kereta api dalam bentuk penutupan cikal bakal perlintasan sebidang, dan penertiban bangunan liar yang berada di ruang milik jalur kereta api serta pengelolaan perlintasan sebidang.

“Keempat, mendorong masyarakat untuk ikut peduli dan sadar hukum untuk keselamatan di perlintasan sebidang dan jalur kereta api. Kelima, melakukan gerakan tertib berlalu-lintas dan penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu-lintas di perlintasan sebidang. Dan keenam, mensosialisasikan dan mempromosikan budaya keselamatan perkeretaapian di perlintasan sebidang,“ jelasnya.

Baca juga: SENVISYS, Sensor di Perlintasan Sebidang dengan Teknologi Pemantau Getaran

Djoko menambahkan, untuk memperlancar operasional perkeretaapian akan ada tujuh titik di Sumatera Barat dan saat ini berfokus pada tiga lokasi karena sudah selesai feasibility study dan dalam waktu dekat akan dibangun tiga jalan layang atau flyover. Sedangkan empat lokasi lainnya dalam perencanaan untuk feasibility study.

Lebih Murah, Wisata ke Luar Angkasa Naik Balon Udara World View Cuma Rp712 Juta!

Perusahaan bernama World View baru-baru ini menawarkan wisata ke luar angkasa naik balon udara berteknologi tinggi. Harga yang ditawarkan ‘hanya’ sebesar US$50.000 atau sekitar Rp712 juta per orang, jauh lebih murah dibanding wisata ke luar angkasa naik balon udara Space Perspective sebesar US$125 ribu atau setara dengan Rp1,7 miliar.

Baca juga: Wow, Naik Balon Udara Sekarang Bisa Sampai Luar Angkasa, Tarifnya Cuma Rp1,7 Miliar

Usut punya usut keduanya ternyata adalah rekan yang berpindah haluan menjadi lawan. Jane Poynter dan Taber MacCallum, pendiri Space Perspective pada 2020 lalu ternyata juga pendiri World View. Tak heran bila konsep wisata ke luar angkasa yang ditawarkan keduanya sama; sama-sama menggunakan atau naik balon udara.

Meski keduanya mengaku fokus dengan proyek masing-masing, tetapi, tetap saja antara wisata naik balon udara Space Perspective dengan wisata naik balon udara World View memiliki kesamaan konsep bahkan teknologi, mengingat keduanya sama-sama mengadaptasi teknologi dari balon udara yang disebut Voyager dan Stratolit, yang pernah dikembangkan CEO kedua perusahaan itu satu dekade lalu.

Dilansir Space News, penerbangan luar angkasa naik balon udara World View ini akan mencakup delapan orang peseta dan dua awak World View menggunakan Explorer Space Capsule ruang angkasa bertekanan hingga ketinggian 100.000 kaki atau 30 km (stratosfer). Secara total, perjalanan akan berlangsung selama enam hingga 12 jam.

Pertama, perjalanan akan dimulai di pelabuhan antariksa World View yang terletak di Grand Canyon Amerika Serikat, Great Barrier Reef di Queensland Australia, Serengeti di Kenya, tempat di mana terdapat Aurora Borealis di Norwegia, Amazonia di Brasil, Piramida Giza di Mesir dan Tembok Besar China di Mongolia.

“Kami telah memilih untuk membangun jenis pengalaman wisata ruang angkasa yang bereda yang akan memungkinkan banyak orang until melihat kelengkungan Bumi, kegelapan ruang angkasa dan kerapuhan planet kita,” kata CEO World View, Ryan Hartman.

Hartman melanjutkan, prinsip dari wisata ke luar angkasa naik balon udara World View adalah empat hal; tempat, waktu, keterjangkauan, dan aksesibilitas. Tempat, peluncurannya bisa terjadi di banyak tempat. Waktu maksudnya adalah menawarkan durasi wisata ke luar angkasa yang lebih lama, mengingat, kompetitor wisata ke luar angkasa, Blue Origin dan Virgin Galactic hanya menawarkan total durasi tak sampai sejam.

Selanjutnya, prinsip yang ketiga dan keempat yaitu keterjangkauan dan aksesibilitas tentu sangat penting. Ini berkaitan dengan harga dan Hartman berikrar agar wisata ke luar angkasa naik balon udara World View harus lebih murah dibanding yang lain; bahkan terhadap Space Perspective sekalipun, yang memiliki konsep dan mungkin teknologi yang sama.

“Untuk meningkatkan akses manusia ke wisata luar angkasa, kami merasa penting untuk menghargai pengalaman kami agar lebih terjangkau bagi lebih banyak orang,” tambahnya.

“Kami ingin memastikan bahwa itu (balon udara) bisa diakses oleh orang-orang dari semua kemampuan fisik. Kami telah merancang pengalaman untuk menampilkan pendakian dan penurunan yang sangat lembut yang mungkin sebanding dari pada lepas landas dan mendarat pesawat komersial,” ujarnya.

“Selain meningkatkan keterjangkauan dan aksesibilitas, kami juga ingin memaksimalkan nilai pengalaman. Ini datang dalam dua bentuk, waktu dan tempat. Dari perspektif waktu, kami ingin memastikan Anda memiliki waktu sebanyak mungkin di apogee untuk benar-benar menghargai sudut pandang yang menakjubkan ini,” lanjutnya.

Baca juga: Meledak dan Terjun Bebas dari Ketinggian 300 Meter, Kecelakaan Balon Udara di Luxor Menjadi yang Paling Mematikan

“Anda akan menghabiskan lebih dari enam jam melayang 100 ribu kaki melayang di atas bumi, memberi Anda cukup waktu untuk menemukan kembali keindahan dan kerapuhan planet kita,” tutupnya.

Bila tak ada ara melintang, wisata ke luar angkasa naik balon udara World View akan dimulai pada tahun 2024 mendatang. Saat ini, balon udara Explorer Space Capsule sedang disempurnakan sebelum menjalani uji sertifikasi FAA.

 

Lagi, Kotoran Manusia Jatuh dari Pesawat Terbang dan ‘Hujani’ Warga

Seorang pria di Kota Windsor, Inggris, dihujani kotoran manusia yang berasal dari pesawat terbang. Merasa dirugikan, terlebih kotoran manusia tersebut tidak hanya melumuri dirinya tetapi juga memenuhi pekarangan rumahnya, ia sempat beniat untuk membawa ini ke meja hijau sebelum urung melakukannya.

Baca juga: Misteri Balok Es ‘Hujani’ Inggris, Diduga dari Toilet Pesawat Bocor

Dikutip dari paddleyourownkanoo.com, anggota dewan kota Karen Davies mengatakan kepada forum penerbangan The Royal Borough Of Windsor & Maidenhead bahwa ia dihubungi oleh seorang konstituen dan merasa “ngeri” ketika mendengar tentang insiden “menjijikkan” itu.

Disebut “ngeri” sebab kotoran manusia jatuh dari langit yang berasal dari pesawat terbang komersial tersebut berceceran dalam jumlah banyak di salah satu wilayah di Kota Windsor, yang notabene selalu dilalui pesawat komersial yang mendarat di Bandara London Heahtrow.

Kota yang terkenal dengan kastil milik Ratu Inggris, memang menjadi salah satu hotspot paling rentan kejatuhan kotoran manusia yang berasal dari pesawat terbang komersial.

“Saya tahu sejumlah insiden jatuhnya limbah beku dari pesawat terjadi setiap tahun,” kata Davies, “tapi ini tidak beku dan seluruh pekarangan warga itu kehujanan dengan cara yang sangat tidak menyenangkan.”

“Ia sedang berada di kebun saat itu terjadi, sungguh pengalaman yang sangat menjijikkan. Mudah-mudahan itu tidak terjadi lagi pada warga kami,” imbuhnya. Anggota dewan lainnya, John Bowden, menyebut peluang kejadian seperti itu “satu banding semiliar”. Ia menduga cuaca yang hangat menyebabkan limbah kotoran “keluar dalam bentuk yang lebih ‘cair'”.

BBC Radio Berkshire berbicara dengan pengamat penerbangan Julian Bray tentang bagaimana kebocoran limbah seperti itu bisa terjadi.

“Pesawat modern memiliki toilet vakum, sehingga mereka cukup aman dan tersegel dengan cukup baik. Masalahnya adalah persimpangan vakum antara mekanisme toilet dan tangki penyimpanan,” ujarnya.

“Tapi segelnya memang tidak 100% ketat karena harus ada sedikit ruang gerak, lantaran pesawat akan melalui berbagai level tekanan.”

“Apa yang tampaknya terjadi di sini adalah bahwa ketika pesawat hendak mendarat, katakanlah ketika mencapai ketinggian enam ribu kaki (1.800 m), terjadi perubahan tekanan. Segel tersebut bocor; dan sayangnya pria yang sedang di pekarangan ini – beserta dua payungnya – dihujani oleh kotoran. “

John Bowden, anggota dewan untuk Eton & Castle, menyebut insiden itu memang dapat terjadi satu banding satu miliar.

Bowden meminta pihak maskapai untuk lebih hati-hati karena cuaca hangat. Ini memungkinkan kotoran yang jatuh jadi cair.

Baca juga: Akibat “Teror” Kotoran Manusia, Penerbangan United Airlines Terpaksa Dialihkan

Anggota dewan paroki Whitfiled, Georff Paxton, yang telah bekerja di bandara selama 40 tahun menyebut bahwa insiden ini sangat langka dan sudah lama tidak terjadi.

“Kami dulu memiliki masalah dengan es biru (kotoran manusia beku dan disinfektan) pada saat kedatangan, tetapi itu karena toilet bocor,” ujar Paxton. Ia menambahkan bahwa toilet vakum yang sekarang digunakan jauh lebih modern dan lebih aman.

 

Japan House di Kensington High Street Pajang Model Shinkansen Seri N700S

Jangan kaget bila melihat model skala sebuah kereta peluru Jepang di pajang di toko Kensington High Street. Pasalnya, model skala kereta perluru tersebut akan dipajang selama beberapa minggu ke depan. Ini adalah model kereta peluru shinkansen Seri N700S.

Baca juga: Shinkansen N700S Mulai Melayani Penumpang dengan Fitur Terbaru

Yang mana seri tersebut merupakan model terbaru dari kereta peluru dan memulai layanannya di jalur TōkaidōShinkansen pada Juli 2020 kemarin. Kecepatan kereta shinkansen Seri N700S tersebut hingga 300 km per jam atau sekitar 186mph.

KabarPenumpang.com melansir dari laman ianvisits.co.uk (20/10/2021), kereta ini memiliki akselerasi yang ditingkatkan hingga mencapai 170 mph hanya dalam tiga menit. Kehadirannya di Inggris tepatnya di Kensington sendiri hingga 8 November mendatang.

Model skala 1/20 itu dipinjam dari Central Japan Railway Company dan di pajang di lantai dasar Japan House di Kensington High Street. Penunjung bisa menikmatinya dengan berjalan-jalan ke toko.

Selain itu ada juga sebuah film dokumenter dalam bahasa Jepang dengan penjelasan bahasa Inggris di Japan House pada hari Minggu 31 Oktober pukul 16.00 waku setempat tentang pembangunan shinkansen pertama, dari awal pengerjaan hingga peresmiannya pada Oktober 1964.

Ada hal lain yang bisa dilakukan yakni, pengunjung juga bisa membeli suvenir atau buah tangan model kereta api yang sangat kecil dan terbuat dari logam yang digunakan di kereta prototipe N700 asli.

Pameran di basement tentang Olimpiade Tokyo 1964 juga dibuka hingga 7 November, dan Anda perlu memesan tiket gratis untuk itu. Untuk diketahui, seorang anggota toko menawarkan pembicaraan singkat tentang kereta.

Ini menyoroti bahwa kerea itu dilengkapi dengan baterai onboard untuk membantu sampai ke stasiun berikutnya jika listrik padam dan di desain hidung yang lebih tajam serta bodi lebih melengkung untuk mengurangi tingkat kebisingan saat memasuki terowongan.

Baca juga: DoCoMo dan JR Central Uji Coba Jaringan 5G di Kereta Shinkansen Model N700S

Pengunjung pun bisa mengintip melalui jendela untuk melihat tata letak tempat duduk di dalam yang dilengkapi dengan alat pemadam api di koridor serta toilet di sambungan penghubung. Selain sekarang mulai beroperasi di Jepang, kereta api juga yang pertama dirancang khusus untuk dijual di luar negeri, dan diharapkan akan terlihat di jalur rel kecepatan tinggi Dallas-Houston ketika dibuka, mungkin pada tahun 2025.






















Akhirnya! Pelita Air Service Raih Izin Penerbangan Berjadwal

Setelah menjadi pembahasan hangat dalam beberapa hari terakhir, ada kabar terbaru bahwa Pelita Air Service sudah mengantongi izin penerbangan berjadwal. Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati mengatakan surat izin usaha sudah dikeluarkan.

Baca juga: Pelita Air Siap Layani Penerbangan Berjadwal, Persiapan Garuda Indonesia Bila Bangkrut?

“Surat izin usaha sudah keluar,” ujar Adita Irawati, dikutip dari detik.com (25/12/2021). Lebih lanjut, Pelita Air sudah mengantongi sertifikat standar angkutan udara niaga berjadwal. Ke depan maskapai tersebut memiliki jadwal penerbangan reguler seperti yang lain. Sebelumnya maskapai ini masih menggunakan sistem charter dan hanya beroperasi untuk keperluan induk perusahaan, PT Pertamina.

Adita mengatakan, sertifikat tersebut berfungsi untuk melakukan operasional usaha penerbangan. Selanjutnya, Pelita Air masih membutuhkan sertifikat operator pesawat udara (Air Operator Certificate) yang diajukan kepada Kemenhub termasuk rute penerbangan. “Soal rute nanti ada pengajuan lagi ke Kemenhub,” pungkasnya.

Izin penerbangan berjadwal Pelita Air Service menarik perhatian publik, pasalnya santer beredar kabar bahwa ‘kebangkitan’ maskapai ini terkait dengan langkah strategis pemerintah untuk menggantikan Garuda Indonesia, bila nantinya maskapai nasional ini ‘dibangkrutkan’ akibat hutang-hutanganya yang mencapai puluhan triliun rupiah.

Terkait dengan isu tersebut, Kementerian BUMN menjelaskan, saat ini pemerintah masih mencoba menyelamatkan Garuda Indonesia, salah satunya dengan melakukan negosiasi utang. “Soal opsi mengenai Pelita itu nanti lah ya. Yang utama sebenarnya adalah kita sekarang ini berusaha, terus berjuang, dan untuk bisa bernegosiasi dengan para lessor, pihak-pihak yang memiliki piutang dengan Garuda. Itu yang utama dan opsi itu yang pertama ya, kita dahulukan,” jelas Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga kepada wartawan.

Sebagai BUMN, hadirnya maskapai Pelita Air di pasar penerbangan berjadwal dikhawatirkan makin mempersulit langkah maskapai nasional dalam upaya menjadi market leader industri penerbangan berjadwal di Indonesia.

Baca juga: Alitalia Bangkrut, ITA Airways Resmi Jadi Maskapai Nasional Italia

Merujuk ke sejarahnya, Pelita Air Service di awal tahun 2000 pernah menjajal pasar penerbangan penumpang berjadwal atau penerbangan reguler dengan brand Pelita Air Venture. Sayangnya, setelah dua tahun atau efektif lima tahun kemudian (2005), Pelita Air Venture atau Pelita Air resmi menarik diri dari persaingan di sektor maskapai penerbangan berjadwal. Disebutkan, maskapai kembali fokus ke bisnis yang sudah membesarkan namanya, yaitu penerbangan charter.






















Ban Mobil Anda Melaju Tak Selaras? Waktunya Lakukan Pemeriksaan Lanjutan

Pernah merasakan ketika mengemudikan mobil dengan kecepatan tinggi di jalan dan setir bergetar berlebihan? Mungkin hal ini dirasakan juga oleh banyak orang dan dengan sendirinya setir berubah haluan ke kanan atau kiri. Situasi ini seperti tampat tidak serius.

Baca juga: Lima Lounge Bandara Terbaik di Dunia, Nomor Empat Dilengkapi Simulator Mobil Balap Formula 1

Namun nyatanya, ini adalah indikasi ban mobil membutuhkan perawatan lanjutan. Posisi roda memang dapat berubah seiring dengan jangka waktu pemakaian, kondisi jalan yang ditempuh serta gaya mengemudi. Cara lain untuk mengetahui ban kendaraan memerlukan perawatan adalah dengan membawa kendaraan pada kecepatan rendah 40 hingga 50 kpj.

Untuk diketahui, setiap beberapa waktu, pemilik kendaraan perlu melakukan wheel alignment atau yang lebih dikenal dengan istilah spooring untuk menyelaraskan setelan posisi roda agar menyeimbangkan antara setelan toe, camber atau caster. Proses alignment pada ban wajib dilakukan oleh pemilik dan pengendara mobil ketika posisi setir sudah tidak searah dengan posisi ban mobil.

Hal tersebut diakibatkan oleh posisi dari sudut camber dan sudut caster yang sudah melenceng terlalu jauh. Perubahan signifikan akibat ketidaksesuaian dari posisi ban akan paling dirasakan melalui keadaan setir tidak bisa lurus, sehingga membuat pengendara seakan-akan sulit untuk mengendalikan mobil mereka.

Secara teknis wheel alignment atau spooring akan membantu ban untuk mengintegrasikan semua faktor geometri dari sistem kemudi dan suspensi, untuk menghasilkan kualitas stabilitas kendaraan yang lebih baik dan tentunya juga meningkatkan masa pakai ban. Lain halnya dengan wheel alignment atau spooring, istilah balancing juga kerap didengar oleh para pemilik dan pengendara mobil.

Walaupun hampir serupa dengan alignment, balancing pada ban merupakan proses penyeimbangan pada titik atas – bawah serta kiri – kanan ban mobil, dengan metode penambahan timah pada bagian yang kurang bobotnya, agar menjadi lebih seimbang. Balancing juga memiliki fungsi lain yakni untuk menyeimbangkan keempat roda agar putarannya menjadi seimbang, dan agar ban tetap dapat berputar sempurna tanpa adanya getaran berlebihan.

Jika balancing tidak dilakukan pada ban, getaran berlebihan pada mobil akan memaksa mesin kendaraan untuk bekerja lebih keras agar mobil tetap melaju ke depan. Akibatnya, pemakaian bahan bakar akan lebih meningkat dibandingkan saat ban dalam posisi selaras.

Ban yang belum pernah mendapatkan perawatan balancing akan lebih rentan rusak sebelum waktunya, apalagi jika sering digunakan pada kontur jalanan yang bergelombang atau berlubang. President Director PT Hankook Tire Sales Indonesia, Yoonsoo Shin mengingatkan bahwa sebaiknya, alignment dan balancing pada ban dilakukan ketika mobil sudah mencapai di atas 10 ribukm dan harus dilakukan secara berkala.

“Khusus untuk balancing ban, juga dapat dilakukan ketika pemilik dan pengendara mobil baru saja mengganti ban yang memerlukan balancing untuk menyesuaikan antara ban baru dan velg mobil. Balancing juga dapat dilakukan jika dirasa ada getaran berlebihan saat sedang dikendarai pada kecepatan 100 kpj,” jelas Yoonsoo Shin.

Baca juga: Hindari Mabuk, Volvo Kembangkan Teknologi “Soundtrack” Agar Penumpang Mobil Otonom Nyaman

Selain itu pemilik dan pengendara mobil juga dapat melakukan inspeksi di rumah. Beberapa di antaranya dengan memeriksa keausan pada salah setiap tapak ban mobil, atau jika ada benjolan pada salah satu ban. Hal ini bisa menjadi indikasi jika ada masalah pada sistem suspensi di ban mobil dan diperlukan perawatan lebih lanjut. Kemudian saat memarkir mobil, jika berada di tempat dengan permukaan yang datar tapi roda mobil tetap miring artinya diperlukan alignment.

Cara Mantan Pramugari Maskapai Alitalia Protes: Lepas Seragam-Pakaian Dalam Kelihatan

Bangkrutnya Alitalia dan berdirinya ITA Airways sebagai pengganti maskapai nasional Italia itu berbuntut panjang. Baru-baru ini, sekelompok mantan pramugari Alitalia melakukan protes di Campidoglio, pusat kota Roma, Italia. Mereka melakukan protes dengan cara yang disebut ‘sangat Italiano’ yaitu dengan melepas seragam pramugari hingga menyisakan pakaian dalam saja dan meneriakkan “Kami adalah Alitalia.”

Baca juga: Alitalia Bangkrut, ITA Airways Resmi Jadi Maskapai Nasional Italia

Dilansir CNN Internasional, protes tersebut tidak hanya didasari pemecatan sekelompok pramugari tersebut, tetapi juga kontrak ‘kejam’ yang telah disodorkan ITA Airways dan mau tak mau ditandatangani mereka yang bertahan karena satu dan lain hal.

Serikat pekerja Alitalia atau ITA Airways sebelumnya mengatakan bahwa mereka yang bertahan digaji jauh lebih rendah dibanding sebelumnya.

Tak hanya terpaksa mendapat gaji di luar angka wajar, karyawan Alitalia yang bertahan di ITA Airways juga kehilangan hak-hak mereka sebagai senior alias sama sekali tidak dilibatkan terkait schedule kru yang bertugas. Mereka pun mengancam akan melakukan mogok massal bila tak ada perubahan.

Hal ini tentu saja dibantah mentah-mentah. Presiden ITA Alfredo Altavilla menyebut ancaman aksi mogok massal tersebut sebagai “suatu hal yang memalukan.”

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa karyawan Alitalia yang bertahan di ITA Airways sebelumnya sudah menyetujui kontrak yang disodorkan tanpa adanya paksaan. Tetapi, setelah berjalan, mereka justru membandingkan kontrak mereka dengan driver bus.

“Tawar-menawar kontrak lebih dari selesai. Mereka semua setuju , dan mereka telah menandatangani kontrak yang kami kirimkan kepada mereka,” kata Altavilla kepada Il Fatto Quotidiano beberapa waktu lalu.

Dari 10.500 karyawan Alitalia, diketahui hanya 2.800 yang direkrut kembali oleh ITA Airways. Jauh dari angka yang diinginkan serikat pekerja. Sudah begitu, gaji dan hak-hak pekerja lainnya juga banyak dipotong.

Sebetulnya hal itu sangat wajar secara korporasi. Sebab, suntikan modal negara kepada maskapai nasional itu juga tak terlalu besar.

Kebutuhan armadanya juga masih mengandalkan bekas armada Alitalia. Dari 110 pesawat, total ada 52 armada yang dimanfaatkan ITA Airways.

Baca juga: Kereta Cepat di Italia Lebih Banyak Peminat, Bikin Maskapai Alitalia Tutup

Meski begitu, ke depan, flag carrier Italia itu berencana untuk mengoperasikan all airbus aircraft atau semua pesawat Airbus. Maskapai juga akan memakai vendor lokal untuk kebutuhan interior seperti kursi dan furnitur serta seragam kru.

Bagi penumpang ITA Airways saat ini, warna kebesaran maskapai masih mengekor ke Alitalia. Livery dan warna baru ITA Airways -biru langit sesuai dengan warna kebesaran Timnas sepak bola Italia- baru akan diaplikasikan secara bertahap mulai beberapa bulan ke depan.

Taman Nasional InterContinental Khao Yai Hadirkan Gerbong Kereta Sebagai Resor

Thailand akan memiliki hotel kereta api yang diperkenalkan sebagai resor Taman Nasional InterContinental Khao Yai. Hotel ini dirancang oleh Bill Bensley yang adalah perancang terkenal dengan properti yang tidak konvensional. Dulu namanya adalah hotel InterContinental Khao Yai Swan Lake Resort.

Baca juga: Gerbong Kereta Tua Dikonversi Jadi Hotel Mewah di Pinggir Pantai Inggris

Ini adalah properti dengan 61 kamar dan akan menempati kawasan seluas 100 acre atau 40,4 hektar yang diselimuti oleh 50 ribu pohon dengan pemandangan lebih dari tujuh danau. Dengan arsitektur dari Bill nantinya akan dibuat fitur paling khas dari resor.

KabarPenumpang.com merangkum lute.co, inventaris resor ini akan mencakup 16 suite seluas 80 meter persegi yang dirancang ulang dari gerbong kereta warisan. Bagi Bill, ide untuk menggabungkan romansa kuno perjalanan kereta api di masa lalu ke dalam struktur hotel berasal dari sejarah daerah sekitarnya sebagai pintu gerbang transportasi kereta api ke timur laut Thailand pada masa pemerintahan Raja Rama V.

Ditenun ke dalam desain yang akan menjadi utas dengan menceritakan kisah seorang kondektur kereta api yang suka menjelajahi dunia sekitarnya di waktu luang. Resor ini diharapkan buka pada Oktober, meski begitu tidak bisa dipastikan karena pandemi mmbuat kekacauan dalam pembangunannya.

Taman Nasional InterContinental Khao Yai akan menampilkan Somsri’s Kitchen sebagai restoran utamanya, dengan pengaturan yang dinamai ibu dari kondektur kereta. Terletak di tepi kolam renang dan danau utama, Tea House hotel akan menempati gerbong kereta lain yang telah diubah. Di lokasi juga akan ada spa yang terinspirasi kereta, klub anak-anak dan kapel pernikahan.

Beberapa lapangan golf dapat ditemukan di daerah sekitarnya. Meskipun demikian, mungkin banyak dari fasilitas tersebut akan dianggap ‘bagus untuk dimiliki’ ketika dipertimbangkan di samping suite kereta, yang menurut gambar awal akan menyediakan beberapa akomodasi hotel paling unik yang dapat ditemukan di Thailand.

Dengan kapel yang begitu dekat, berharap untuk melihat resor di berbagai daftar ‘hotel bulan madu terbaik dunia’ di tahun-tahun mendatang. Presidential suite mandiri yang ditinggikan akan memiliki kolam renang pribadi dan yang lain akan ditempatkan tepat di samping danau. Taman dan dek pribadi adalah hal yang umum, dan beberapa kategori suite termasuk bathtub outdoor pribadi, yang merupakan ciri khas Bill.

Kategori suite yang berbeda akan dinamai berdasarkan tujuan yang berbeda, sehingga para tamu mungkin menemukan diri mereka tidur di Kamboja, Khon Kaen atau Chanthaburi. Peluncuran Taman Nasional Khao Yai InterContinental datang di saat yang sibuk bagi Bill Bensley. Awal tahun ini ia meluncurkan Capella Hanoi yang terinspirasi opera dan saat ini sedang mempersiapkan peluncuran The Samurai Camp Okinawa pada 2022, sebuah kamp yang dapat dicapai dengan zipline dan akan terinspirasi oleh budaya samurai Jepang, dan Teluk Shinta Mani Loong di Hainan, angsuran terbaru dari merek Shinta Mani milik Bill.

Properti terakhir itu akan terinspirasi dari selancar dan akan menampilkan gaya Bill di rumah pantai Amerika, semuanya tersebar di sepanjang sudut Cina ini. Peluncuran InterContinental juga mengikuti debut Kruger Shalati baru-baru ini, sebuah hotel yang dibangun dari gerbong kereta yang telah direnovasi yang berdiri di atas Sungai Sabie di Taman Nasional Kruger Afrika Selatan.

Baca juga: Stasiun Mayong, Beralih Fungsi Menjadi Lobi Hotel di Magelang

Di Thailand, wisatawan yang secara tradisional ingin merasakan akomodasi kereta kelas atas sering kali memesan kabin di Belmond’s Eastern & Oriental Express. Kereta ini menawarkan rencana perjalanan beberapa hari melalui Asia Tenggara, dengan berbagai keberangkatan dari Bangkok menuju Kuala Lumpur dan Singapura.