Inilah 10 Stasiun Terindah di Jalur Kereta Trans-Siberia

Jalur Trans-Siberia yang dibangun selama 13 tahun, memiliki rute mengitari Danau Baikal dan terbentang dari Moskwa hingga Vladivostok di ujung timur Rusia. Kereta pertamanya beroperasi di jalur tersebut sejak tahun 1893. Nah, karena memiliki jalur sepanjang 7.854 km, sudah pasti ada begitu banyak stasiun yang akan dilintasinya.

Baca juga: Trans-Siberia, Kereta Yang Mengubah Takdir Cinta

Nah, ada sepuluh stasiun yang menarik dan arsitekturnya merupakan mahakarya sejati di jalur Trans-Siberia. Penasaran stasiunnya di mana saja? Ini KabarPenumpang.com rangkum sepuluh stasiun tersebut dari rbth.com (9/8/2021).

Moskow
Stasiun Yaroslavsky ini merupakan titik awal keberangkatan kereta Trans Siberia menuju daerah di timur. Bentuknya pun merupakan sebuah karya seni dan dibangun akhir abad ke-19, dibangun kembali pada awal abad ke-20 oleh arsitek Fyodor Shekhtel. Dekorasi stasiun menggunakan gaya Rusia serta Art Nouveau dan pelancong akan berasa seperti di menara kuno atau pun di gereja Rusia abad pertengahan.

Kirov
Kota ini merupakan persimpangan kereta api yang penting, yang menghubungkan rute utara dari St. Petersburg dan Vologda dengan Ural dan Siberia. Bangunan stasiun modern dibangun pada tahun 1961 dengan gaya Kekaisaran Stalinis, penuh dengan lengkungan, pedimen dengan relief dasar dan dekorasi dalam bentuk lambang Soviet tiga dimensi.

Omsk
Stasiun kereta api utama kota ini dibangun pada tahun 1958, juga dengan gaya Kekaisaran Stalinis. Megah namun singkat di luar, dihiasi dengan marmer mewah di bagian dalam.

Novosibirsk
Stasiun (kayu) pertama di Novosibirsk dibuka pada tahun 1896, dan sebenarnya kota itu dibangun di sekitar rel kereta api baru. Stasiun yang ada saat ini merupakan ciptaan tahun 1930-an. Bagian tengah fasad adalah lengkungan kemenangan, elemen favorit arsitektur Soviet.

Krasnoyarsk
Stasiun kereta api utama di kota besar Siberia ini menyerupai arena perbelanjaan yang sangat besar. Stasiun pertama, yang dibangun pada tahun 1895, langsung dialiri listrik dan tampak spektakuler dalam cahaya malam lentera jalanan. Stasiun ini memperoleh penampilan masa kini, termasuk atap berkubah yang luar biasa, pada abad ke-21 setelah rekonstruksi skala besar.

Irkutsk
Stasiun yang dibangun tahun 1906-1907 memiliki gaya klasik yang mengingatkan pada istana kerajaan daripada sebuah stasiun kereta api.

Slyudyanka
Sebuah kota kecil di Danau Baikal punya stasiun bernama Slyudyanka dan menjadi pusat penting setelah kereta Trans Siberia melintasinya. Bahkan stasiun kereta lokal menjadi permata arsitektur yang dibangun pada awal abad ke-20 dari marmer putih dan merah muda yang ditambang secara lokal.

Ulan-Ude
Kereta pertama tiba di sini, di pinggiran Kekaisaran Rusia, pada tahun 1899, yang secara besar-besaran mendorong perkembangan kota. Stasiun modern dibangun pada tahun 1937 dan kemudian direkonstruksi pada tahun 2019. Sehingga pelancong yang ke ibukota Republik Buryatia akan disambut dengan kaleidoskop warna kuning-hijau-biru yang terinspirasi Buddha.

Birobidzhan
Stasiun di ibu kota Daerah Otonomi Yahudi ini menampilkan desain Soviet kuno dengan lengkungan dan pilaster dan tanpa kesan megah. Alun-alun stasiun didekorasi dengan menorah emas tradisional Yahudi (kandil multi-cabang); ditambah ada monumen untuk pemukim pertama yang tiba di tanah yang belum berkembang di Timur Jauh Rusia ini pada akhir 1920-an.

Baca juga: Bersanding Dengan Trans-Siberia, Rusia Siap Bangun Jaringan Kereta Cepat Moskow-Kazan!

Vladivostok
Stasiun pusat Vladivostok adalah replika Yaroslavsky Moskow, dan juga dibangun dengan gaya Neo-Rusia. Jadi, seperti yang dikandung oleh penciptanya, Kereta Api Trans Siberia berakhir secara arsitektural saat dimulai. Stasiun ini bersebelahan dengan terminal pelabuhan. Kebetulan, peletakan batu pertama terjadi pada tahun 1891 di hadapan calon Kaisar Nicholas II.

Pecinta Kereta di Jepang Bisa Beli Furnitur yang Terbuat dari Komponen Romance Super Express

Sebagai memorabilia, seorang pecinta kereta api tentu akan senang jika bisa memiliki  bagian kecil dari kereta api favorit. Seperti di Jepang, ternyata dijual komponen asli dari kereta yang diolah kembali sebagai furnitur. Entitas dibalik pembuatan itu adalah Odakyu, yakni salah satu perusahaan kereta api besar di Tokyo dan terkenal dengan rangkaian kereta Romancecar.

Baca juga: Mau Menikmati Sensasi Kereta Asli Orient Express? Langsung Ke Singapur Yuk

Beragam furnitur yang dibuat dari bagian Romancecar. Foto: Japan Today

Yang dimaksud penggunaan kembali komponen dan suku cadang menjadi furnitur di sini adalah miliki Romancecar Super Express (SE) 3000, kereta yang beroperasi dari tahun 1957 hingga 1992. Kereta ini dikenal sebagai inspirasi pengembangan kereta peluru Shinkansen. Ciri khas dari SE 3000 memiliki livery warna merah apel yang dapat dilihat sebagai motif utama dari furnitur yang digunakan ulang.

Dilansir KabarPenumpang.com dari japantoday.com (8/9/2021), Odakyu belum lama ini mengungkapkan lima perabot yang dijual sebagai bagian dari proyek suku cadang Romancecar milik perusahaan. Di mana hasilnya nanti digunakan untuk pelestarian dan pengelolaan kereta Romance yang sudah pensiun.

Potongan furnitur tersebut dirancang oleh Noriaki Okabe Architecture Network yang memiliki sejarah mengerjakan desain untuk Romancecar lainnya dan kelima bagian tersebut adalah sofa SE Romance dengan harga jual (440 ribu yen) dan kursi asli SE 3000 dengan penutup kepala baru. SE Romance car table dijual dengan harga (650 ribu yen) yang terbuat dari bahan lantai gerbong bekas kereta SE.

Bufet SE “Running Coffee Room” (650 ribu yen) dan terbuat dari etalase yang digunakan untuk layanan Running Coffee Room Romancecar, di mana penumpang disuguhi berbagai minuman dan makanan ringan, stand lampu SE “Kaikoto” (350 ribu yen) yang mana ini adalah tiruan dari penutup lampu neon yang digunakan di langit-langit gerbong kereta. Kabinet Kaca SE (450 ribu yen) yang pintu kacanya terbuat dari jendela samping kereta.

Sebelum lima bagian ini, ada empat bagian lain yang dibuat dari bagian Super Express Romancecar. Di mana empat macam furnitur ini telah di-restock bertepatan dengan furnitur yang baru dirilis. Empat furnitur itu ialah kursi makan kayu SE (61.500 yen), kursi anak Super Express ukuran besar (61.500 yen) dan kecil (56.500 yen), ketiganya adalah kursi buatan dengan bantal dari kereta SE Romancecar.

Selain itu ada SE Wood Hanger (41.500 yen), yang memiliki pelat nomor kursi asli yang melekat padanya dan warna serat kayunya didasarkan pada SE 3000. Perabotan Romancecar akan dijual hingga 30 November 2021 dan baru dijual bagi pecinta kereta api di Jepang.

Baca juga: Boeing Jual Furniture dari Suku Cadang Asli Pesawat 747 hingga F-4 Phantom! Segini Harganya

Sementara untuk mereka yang tinggal di luar negeri belum tersedia. Meski begitu, bagi Anda yang masih ingin melihat lebih banyak foto atau mempelajari lebih lanjut tentang setiap bagian, maka bisa mengunjungi Jepang Odakyu untuk Proyek Bagian Peringatan Romancecar.






















Bandara Hong Kong Rampungkan Runway Ketiga di Tanah Reklamasi

Bandara Internasional Hong Kong (HKIA) sukses menyelesaikan pembangunan runway ketiga di atas lahan reklamasi. Runway yang tergabung dalam proyek Three-Runway System (3RS) sebesar US$18,2 miliar ini diharapkan bisa dipakai mulai 2022 mendatang, enam tahun setelah kontruksi pertama dimulai.

Baca juga: Bandara Hong Kong Dapat Suntikan Rp64 Triliun, Bagaimana dengan Bandara di Indonesia?

Proyek 3RS ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas penerbangan Hong Kong didukung dengan berbagai fasilitas tambahan. Runway ketiga Bandara Hong Kong juga ditujukan untuk meningkatkan kapasitas penumpang HKIA menjadi 120 juta per tahun dan kapasitas angkut kargo menjadi 10 juta ton per tahun.

“Three-Runway System merupakan bagian integral dari visi kami untuk bertransformasi dari ‘bandara kota’ menjadi ‘Kota Bandara’,” kata kepala eksekutif Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam di sela-sela topping-off Selasa lalu, seperti dikutip dari Simple Flying.

“Menurut perkiraan sebelumnya, 3RS akan menghasilkan kontribusi langsung, tidak langsung, dan induksi sekitar 5 persen dari produk domestik bruto Hong Kong pada tahun 2030. Ini menunjukkan bahwa 3RS akan memberikan dorongan ke HKIA, serta ekonomi Hong Kong secara keseluruhan di masa depan,” tambahnya.

Runway atau landasan pacu ketiga bandara memiliki panjang 3,8 km dan lebar 60 meter, dengan dukungan sekitar 14.000 ground lights atau biasa juga disebut Airfield Lighting System (AFL) untuk memandu pesawat.

Baca juga: Ternyata, Pesawat Tak Selalu Ngebut di Runway untuk Bisa Terbang, Ini Alasannya

Sementara runway akan mulai beroperasi mulai tahun depan, aspek lain dari proyek 3RS, seperti perluasan terminal dan infrastruktur, diperkirakan molor hingga lebih dari tahun 2024.

Seperti diketahui, pembangunan runway ketiga Bandara Hong Kong hanyalah salah satu dari mega proyek Bandara HKIA senilai US$18,2 miliar atau sekitar Rp259 triliun (kurs 14.330). Dana sebesar itu dikucurkan, sebagaimana kata Carrie Lam, untuk menjadikan Hong Kong sebagai Kota Bandara (Airport City).

Untuk mewujudkan itu, lebih dari 650 hektar lahan di utara HKIA telah direklamasi untuk proyek perluasan, dengan sekitar 90 persennya sudah rampung. Berbagai lahan reklamasi tersebut nantinya akan digunakan bukan hanya untuk runway dan terminal baru, tetapi juga pusat hiburan, perbelanjaan, perkantoran, dan lain sebagainya.

Sebelum pandemi virus Corona menerjang, dua runway Bandara HKIA sudah jauh melebihi kapasitas 420.000 penerbangan per tahun, terhubung ke sekitar 180 tujuan, melalui lebih dari 1.000 penerbangan setiap hari oleh lebih dari 100 maskapai.

Baca juga: Jangan Kaget, Ini Bandara dengan Jumlah Runway Terbanyak di Dunia

Profesor di Institut Manajemen Penerbangan Sipil Cina, Diao Weimin, menyebut konsep Three-runway System akan berdampak besar pada pengembangan HKIA di masa mendatang. Sebab, maskapai global besar kemungkinan akan meningkatkan frekuensi penerbangan mereka, seiring minat bepergian masyarakat dunia yang juga meningkat.

Meskipun demikian, hal itu tak lantas membuatnya menjadi yang terdepan dalam memanfaatkan pertumbuhan pesat industri penerbangan global (di luar wabah corona). Sebab, berbagai bandara lainnya juga telah bersiap menyambut era itu, seperti kota-kota Greater Bay Area (Guangdong dan Macau), Singapura (bangun terminal ke-5 Bandara Changi), serta Korea Selatan.

 

Inilah Jarak Antar Dua Stasiun KRL Jabodetabek yang Disebut ‘Terpendek dan Terpanjang’

Anker alias anak kereta adalah sebutan bagi mereka yang bepergian dengan menggunakan transportasi kereta rel listrik atau KRL. Namun, sebagai anak kereta tahukah Anda kalau di semua jalur KRL Jabodetabek yang dioperasikan oleh PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) memiliki jarak antar stasiun yang terpendek dan terpanjang?

Baca juga: Hanya Punya Dua Stasiun, Jalur Shibayama Adalah Yang Terpendek di Jepang

Mungkin Anda tidak pernah berpikir hal itu dan menganggap semua memiliki jarak yang sama dan tidak terlalu jauh dari satu stasiun ke stasiun lainnya. Tetapi bila ditelisik lebih lagi, nyatanya jarak antar stasiun berbeda.

Relasi KRL dengan jarak antar stasiun

Penasaran? KabarPenumpang.com kali ini akan membahas jarak terpendek dan terpanjang antar stasiun yang ada di KCI dari Jakarta Kota ke Bogor, Jakarta Kota ke Bekasi, atau hingga ke Rangkas Bitung dan Nambo. Ternyata, jarak stasiun terpendek ada di relasi dari Jakarta Kota menuju Bogor.

Di mana Stasiun Sawah Besar memiliki jarak hanya 707 meter untuk mencapai Stasiun Juanda. Kemudian relasi Tanjung Priok ke Jatinegara ada Stasiun Gang Sentiong menuju ke Stasiun Kramat dengan jarak 973 meter.

Nah itu untuk jarak stasiun terpendek di relasi KCI Jabodetabek. Bagaimana dengan jarak terpanjang antar stasiun? Untuk jarak terpanjang ada di relasi Tanah Abang ke Rangkas Bitung. Di mana jarak Stasiun Citeras menuju ke Rangkas Bitung sejauh 9,8 km.

Lalu jarak Stasiun Maja ke Citeras 7,2 km dan dari Stasiun Parung Panjang ke Stasiun Cilejit tujuh kilometer. Kemudian di relasi Jakarta Kota menuju Bogor yakni jarak Stasiun Cilebut ke Stasiun Bogor sekitar 7,5 km.

Sedangkan untuk stasiun lainnya di hampir semua relasi memiliki jarak antar stasiun rata-rata sekitar satu hingga tiga kilo meter. Tetapi ada juga yang empat atau lima kilometer.

Baca juga: Sempat Jadi Tempat Persusulan Kereta, Stasiun Wojo Direaktivasi Untuk Transit Kereta Bandara

Jarak ini juga yang membuat waktu tempuh perjalan kereta dari stasiun satu ke yang lainnya berbeda. Seperti jarak dekat waktu tempuhnya pun tidak cepat alias bisa lama karena antrean kereta jarak jauh atau menunggu masuk tujuan akhir.

Inilah Kantor Terapung Terbesar di Dunia! Jadi Markas LSM Besutan Eks Sekjen PBB Ban Ki-moon

Kantor terapung terbesar di dunia resmi berdiri di Belanda, tepatnya di pelabuhan Rijnhaven Rotterdam. Selain jadi kantor terapung terbesar di dunia, firma desain Powerhouse Company, yang memimpin projek ini, juga menjadikan kantor tersebut lebih ramah lingkungan, sesuai degan concern organisasi yang menempatinya, Global Center on Adaptation pimpinan eks Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB, Ban Ki-moon.

Baca juga: Empat Keunggulan Bandara Terapung, Nomor Tiga Sangat Menggiurkan

Dikutip dari New Atlas, kantor terapung terbesar di dunia yang bernama FOR ini juga ramah lingkungan.

Sumber listriknya 100 persen mengandalkan panel surya. Tak hanya itu, panel surya, yang belakangan dikhawatirkan malah menjadi beban lingkungan baru di masa mendatang, juga didesain agar mudah didaur ulang saat masa pakainya habis puluhan tahun ke depan.

FOR baru-baru ini diresmikan oleh Raja Belanda Willem-Alexander bersama mantan Sekjen PBB Ban Ki-moon dan direktur pelaksana IMF Kristalina Georgieva.

FOR nantinya dijadikan sebagai kantor pusat Global Center on Adaptation, yang dipimpin oleh Ban Ki-moon, dengan menggandeng bank ABN Amro, RED Company, serta firma desain Powerhouse Company itu sendiri. Selain LSM tersebut, ada juga beberapa restoran di sini yang tentu saja mengusung konsep berkelanjutan, sebagaimana ruh daripada kantor terapung terbesar di dunia itu.

Dipilihnya Belanda sebagai lokasi projek ini juga tanpa alasan. Belanda, terutama kawasan pelabuhan Rijnhaven Rotterdam, saat ini memang sedang ditata dan dikembangkan ulang agar seluruhnya mengusung konsep berkelanjutan dan siap menghadapi perubahan iklim.

Selain itu, pelabuhan ini juga berjarak tak jauh dari Maritime Center Rotterdam, pusat ekonomi yang juga tahan terhadap perubahan iklim, yang dikembangkan oleh firma desain Mecanoo.

Kantor terapung terbesar di dunia FOR berdiri di atas lahan sebesar 3604 meter persegi. Ada tiga spot di sini. Yang paling mencolok tentu gedung kayu tiga lantai ramah lingkungan dengan atap hijau terbuat dari rumput.

Kebutuhan listrik di sini dipasok oleh panel surya seluas 800 meter persegi yang dihubungkan ke baterai. Air pelabuhan juga dimanfaatkan oleh rumah terapung terbesar di dunia nan ramah lingkungan itu, sebagai penyerap panas serta membantu menyediakan pemanas dan pendingin yang efisien.

“Kami merancang kantor terapung kami untuk mencerminkan nilai-nilai penghuninya: Global Center on Adaptation,” kata Powerhouse Company.

Baca juga: Di Antara Kegunaan Bandara Terapung: Alternatif Tempat Pemasangan Sistem Anti-Rudal

“LSM yang berbasis di Rotterdam yang diketuai oleh Ban Ki-moon ini bertujuan untuk mempromosikan perencanaan, investasi, dan teknologi untuk memitigasi perubahan iklim,” tambahnya.

“Bangunan netral karbon ini dirancang agar tahan terhadap iklim dan akan mengapung jika permukaan laut naik karena perubahan iklim. Kantor tahan iklim adalah ilustrasi misi pusat dan memberikan contoh bagaimana membangun struktur terapung yang berkelanjutan,” tutupnya.

 

Ternyata Begini Sejarah Dua Pesawat Boeing 737 Misterius yang Mangkrak di Bali

Bali masyhur dikenang avgeeks seluruh dunia usai kecelakaan Boeing 707 Pan Am 812 di Gunung Tinga-tinga di Desa Patas, Gerokgak, Buleleng, 23 April 1974 silam. Monumen tragedi kecelakaan tersebut pun ramai dikunjungi wisatawan setiap tahunnya.

Baca juga: Ada Sosok Boeing 737 Misterius di Bali, Kini Jadi Obyek Foto Favorit Para Pelancong

Akan tetapi, usai kemunculan dua pesawat Boeing 737 misterius di dua lokasi terpisah di Bali, agenda wisatawan domestik maupun mancanegara, dalam kaitannya dengan wisata dirgantara, pun berubah. Tentu saja mereka lebih memilih dua bangkai pesawat misterius yang mangkrak ini.

Dihimpun dari berbagai sumber, dua bangkai pesawat misterius mangkrak di Bali, satu di antaranya berada di sebuah lembah buatan dekat Pantai Pandawa, Badung, sekitar lima kilometer dari Bandara Internasional Ngurah Rai. Adapun satu pesawat lainnya terletak di sebelah Dunkin’ Donuts pinggiran jalan raya Kuta, Bali. Masing-masing pesawat mempunyai sejarah atau cerita tersendiri.

Sebelum viral dan mendengar kesaksian warga, Boeing 737-200 PK-RII bekas maskapai Mandala Airlines yang mangkrak di Badung rumornya mengalami kecelakaan dan berhenti tepat di depan tebing. Itu mengapa pesawat bisa sampai berada di dasar lembah.

Tetapi, hipotesa tersebut sirna ketika salah satu warga di sekitaran lokasi mengatakan bahwa pesawat dengan warna dasar putih tersebut memang sengaja digiring dari Surabaya karena hendak dijadikan restoran oleh pemiliknya yang diketahui merupakan warga negara AS.

“Caranya badan pesawat dipotong-potong menjadi beberapa bagian, dan diangkut dengan kontainer,” ungkap Made, seorang warga yang bekerja di sekitaran lokasi.

Selain bangkai pesawat misterius dengan bagian-bagian yang masih utuh, terdapat pula hidung pesawat yang berukuran lebih kecil, dan beberapa baling-baling. Lembah tempat pesawat tersebut bermukim pun bukannya sudah tersedia.

Butuh waktu lebih dari satu tahun untuk mengeruk tebing yang sebagian terdiri dari batuan kapur putih. “Total luas tanahnya sekitar 1 hektar,” imbuh Made.

Pesawat mangkrak di Badung, Bali, ini awalnya akan dijadikan retoran mewah bernuansa pesawat di Bali. Tetapi, karena kehabisan dana, sang pemilik hengkang ke AS dan pesawat pun dibiarkan terbengkalai.

Kendati tak menyajikan hiburan apapun, masyarakat tetap membanjiri pesawat dan menjadikannya sebagai spot foto di beberapa bagian pesawat, kokpit, kabin, pintu, sayap, dan lain sebaginya.

Sedangkan pesawat misterius kedua yang mangkrak di Bali, sejarah kemunculannya bisa dibilang serupa tapi tak sama dengan pesawat di atas. Pesawat Boeing 737 mangkrak yang terletak di sebelah Dunkin’ Donuts itu dimiliki oleh seorang pria asal Jakarta, bernama Airf.

Baca juga: Profil Boeing 737-400 TNI AU Hibah dari Garuda Indonesia yang Evakuasi WNI di Kabul

Oleh Arif, pesawat dibeli dan diangkut menggunakan empat truk kontainer pada tahun 2015 silam. Sejak saat itulah, ia berambisi untuk menyulap pesawa tersebut menjadi restoran mewah dan simulator pesawat. Adapun lokasi tempat pesawat bertengger, sudah disewa selama 10 tahun.

Sama halnya dengan pemilik maskapai mangkrak di sebuha lembah di Badung, Bali, Arif pada prosesnya juga mengalami kesulitan biaya dan harus merelakan impiannya mendirikan restoran dan lain sebagainya berbasis pesawat.

 

Buat Iri Negara Sekitar, Uzbekistan Hadirkan Kereta Cepat yang Hubungkan “Masa Lalu dan Masa Depan”

Eropa Tengah dan Timur serta Asia Tengah saat ini sedang berjuang dengan infrastruktur perkeretaapian yang usang dan bermasalah. Namun, Uzbekistan selama sepuluh tahun terakhir justru sudah mengembangkan jaringan kereta berkecepatan tinggi dan membuat iri kawasan itu. Sepuluh tahun lalu sejak peresmian jalur pertama, kereta berkecepatan tinggi buatan Spanyol telah mengoperasikan tiga rute.

Baca juga: Indonesia Menjadi Negara Pertama Mendapatkan Bebas Visa ke Uzbekistan

Di mana pemerintah Uzbekistan membuat rencana untuk terus meningkatkan serta memperluas kemampuan sistem rel. Dirangkum KabarPenumpang.com dari emerging-europe.com (2/9/2021), jalur pertama dari sistem kereta api berkecepatan tinggi, menghubungkan ibu kota Tashkent dengan kota Jalur Sutra Samarkand yang bersejarah dibangun dengan kecepatan yang sangat tinggi.

Ini diprakarsai oleh dekrit dari presiden saat itu Islam Karimov, pembangunan jalur sepanjang 344 km selesai hanya dalam lima bulan. Proyek ini menjadikan Uzbekistan sebagai negara kedua di dunia pasca Soviet setelah Rusiadan yang pertama di Asia Tengah yang memiliki sistem kereta api berkecepatan tinggi.

“Ini adalah perkembangan besar dalam infrastruktur transportasi Uzbekistan. Selain secara signifikan mengurangi biaya logistik untuk bisnis, sistem kereta api berkecepatan tinggi juga mengurangi jejak karbon Uzbekistan,” kata Alisher Juraev, manajer proyek di Asian Development Bank (ADB).

Ko Sakamoto, spesialis transportasi ADB untuk Asia Tengah dan Barat mengatakan, proyek ini meningkatkan daya tarik kereta api sebagai moda transportasi yang ramah lingkungan, andal dan terjangkau bagi masyarakat Uzbekistan. Kereta listrik yang digunakan pada rute ini dikenal sebagai Afrosiyob, diproduksi oleh perusahaan Spanyol Talgo dan dapat mencapai kecepatan tertinggi 250 km per jam.

Kehadiran kereta berkecepatan tinggi ini memangkas waktu dari Tashkent ke Samarkand menjadi dua jam dibandingkan dengan mobil atau bus yang memakan waktu lima jam perjalanan. Pada tahun 2016, kereta api Uzbekistan menyelesaikan perpanjangan jalur Tashkent-Samarkand, membangun jalur 256 km lebih jauh ke kota Bukhara.

Saat ini, Uzbekistan memiliki jalur kereta api berkecepatan tinggi sepanjang 600 km dan jaringan terluas keempat belas di dunia dan dua kali lipat dari yang dapat ditemukan di Amerika Serikat. Sementara perpanjangan lain, dari Samarkand ke kota selatan Qarshi, dibuka pada tahun 2015, kereta yang beroperasi di jalur sepanjang 141 km ini tidak memenuhi ambang batas untuk diklasifikasikan sebagai “kecepatan tinggi” karena berlari dengan kecepatan tertinggi 161 km per jam.

Sejak 2018, layanan ini telah beroperasi di luar kapasitas karena permintaan yang berlebihan, dengan penumpang sering harus membeli tiket berbulan-bulan sebelumnya. Melihat keberhasilan proyek tersebut, pemerintah Kazakh mengumumkan awal tahun ini bahwa mereka akan melakukan proyek serupa, menghubungkan provinsi selatan Turkestan ke Tashkent melalui jalur kereta api berkecepatan tinggi.

Kereta api berkecepatan tinggi sangat menguntungkan bagi industri pariwisata Uzbekistan. Negara ini penuh dengan situs-situs bersejarah, banyak di antaranya yang kurang dikenal sebagai tujuan wisata yang layak karena kurangnya paparan di seluruh dunia. Tetapi situs-situs bersejarah seperti Samarkand, yang dulunya merupakan pusat penting ilmu pengetahuan Islam, dan Bukhara, ibu kota lama dari sebuah khanat eponim yang menguasai sebagian besar wilayah yang sekarang mudah diakses, sedang berubah.

Baca juga: Juni 2019, Uzbekistan Airways Buka Penerbangan Jakarta – Tashkent 2x Seminggu

Sekarang, Uzbekistan, selain menjadi tuan rumah warisan budaya dan situs sejarah yang luar biasa, juga dapat memberi pengunjung pandangan sekilas tentang masa depan, dengan kereta modern berkecepatan tinggi. Dr Jamshed Safarov sangat memuji pemerintahnya yang mewujudkannya.

Lawan Aturan Selama ‘PPKM’, Penumpang Kereta Cepat ini Kena Ganjaran

Perjalanan kereta jarak jauh memperbolehkan penumpangnya makan atau minum. Namun, di masa pandemi hal itu pun bisa dibatasi demi meminimalisir penularan virus corona pada penumpang kereta.

Baca juga: Viral Foto Penumpang Kereta London Gunakan Masker untuk Tutupi Mata

Tetapi ternyata pembatasan dan aturan baru di masa pandemi sering kali diabaikan oleh penumpang. Seperti kejadian dimana seorang penumpang harus mendapat ganjarannya dengan dibawa ke meja hijau atas perilakunya melanggar pembatasan dan aturan baru tersebut.

Contohnya seorang wanita muda akan diadili atas tuduhan pencemaran nama baik. Hal ini karena dia menolak permintaan penumpang terdekatnya agar berhenti makan hamburger dan minum di atas kereta berkecepatan tinggi serta melontarkan hinaan dengan melepas maskernya.

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman ajudaily.com (8/3/2021), ternyata insiden ini di-videokan oleh penumpang dan menunjukkan perilaku tidak masuk akal penumpang tersebut melanggar aturan selama pandemi. Bahkan video tersebut telah menyebar di media sosial dan memicu kritik publik.

Atas keluhan dari penumpang yang merasa terhina karena perilaku wanita itu, pihak kepolisian kereta api Korea Selatan melakukan penyelidikan. Selain itu mereka juga memutuskan untuk mengirim kasus tersebut ke jaksa pada 4 Maret 2021. Untuk memberikan privasi pada penumpang yang ditegur, Kementerian Pertahanan, Infrastruktur dan Transportasi mengatakan, tidak mengungkap identitasnya.

“Kami akan menyelidiki secara menyeluruh sesuai dengan hukum dan prinsip-prinsip dan mengirimkannya ke kejaksaan dengan cepat,” kata seorang petugas polisi kereta api.

Baca juga: Tangkis Bosan Selama Karantina Mandiri, Pria Singapura Beli PC Gaming Rp100 Juta Lebih

Wanita berusia 20-an itu dituduh makan makanan di kereta KTX berkecepatan tinggi dari Pohang ke Seoul pada 28 Februari 2021 dan mengabaikan permintaan awak kereta untuk mengenakan maskernya dan tidak mematuhi pedoman karantina yang melarang makan makanan di kursi.






















Permudah Akses Pengunjung dan Kurangi Kepadatan Lalu-lintas, IKEA Belgia Hadirkan Shuttle Bus

IKEA terkenal sebagai tempat belanja super lengkap untuk kebutuhan pribadi, rumah, kantor, bangunan dan lainnya. Karena menjual barang super lengkap, membuat IKEA memiliki area yang luas. Nah, salah satu IKEA di distrik Wilrijk Antwerpen, Belgia akan menjadi cabang pertama yang menguji layanan antar-jemput pengunjung gratis ke dan dari pusat kota menggunakan bus.

Baca juga: Bohong Liburan di Bali, YouTuber Cantik Ini Aslinya Hanya Ke Ikea

Hal ini dilakukan dengan harapan mengurangi kepadatan lalu lintas dan menarik pengunjung lebih banyak, salah satunya adalah menyasar mereka yang tidak memiliki kendaraan pribadi. Dilansir KabarPenumpang.com dari brusselstimes.com (16/8/2021), bus pertama milik IKEA yakni Pändelbuss didekorasi dengan warna kuning dan biru sesuai warna IKEA.

Nantinya bus ini akan menjadi bagian proyek yang akan diuji coba selama tiga bulan. “Pändelbuss adalah solusi mobilitas sederhana dan berkelanjutan yang ingin kami tawarkan kepada masyarakat Antwerpen yang sebelumnya tidak dapat dengan mudah mencapai IKEA Wilrijk,” Robbe Geeraerts, Deputy Market Manager di IKEA Wilrijk.

Bus akan berhenti di pusat kota di persimpangan antara Frankrijklei dan De Keyserlei. Kemudian bus tersebut akan melayani rute shuttle kira-kira satu jam selama jam buka toko. Perjalanan tersebut akan memakan waktu 25 menit, karena bus diperbolehkan mengemudi di jalur bus dan tidak memiliki halte.

Baik IKEA maupun kota Antwerpen berharap bus itu juga akan membantu mengurangi orang untuk keluar membawa mobil pribadi, melegakan jalan-jalan yang terkadang sangat padat di kota dan pinggiran selatannya.

“PÄNDELBUSS akan membawa banyak mobil keluar dari poros jalan yang sudah padat, dan dengan melakukan hal itu memberikan kontribusi yang berguna bagi perpindahan moda untuk Antwerpen,” kata Koen Kennis, anggota dewan kota untuk mobilitas untuk kota Antwerpen.

Baca juga: Pamer Kemewahan dengan Berfoto di Kabin Kelas Bisnis, Nyatanya Model Ini Duduk di Kelas Ekonomi

Karena ukuran dan kapasitas bus yang terbatas, IKEA merekomendasikan agar orang-orang hanya naik bus dengan pembelian yang berdimensi kecil, dan mengirimkan potongan yang lebih besar ke rumah menggunakan jasa delivery.

Jajal Terbang dengan Twin Otter “Isles of Scilly Skybus” Berusia 40 Tahun

Pesawat turboprop ‘Twin Otter’ de Havilland Canada DHC-6 mungkin tak setenar Airbus A320 atau Boeing 737. Pesawat yang memiliki daya angkut tidak lebih dari 20 orang ini memang terkenal bandel, lincah, dan tangguh. Kendati ukurannya kecil, justru itu menjadi kekuatan dari Twin Otter untuk meliuk-liuk di tengah tingginya pegunungan dan daerah lain yang akrab dengan rute perintisnya

Baca juga: Usai 56 Tahun, BN2 Islander Tetap Diproduksi! Pernah Ikut Operasi Seroja di Timor-Timur

Pesawat yang terbang perdana pada 20 Mei 1965 ini diketahui mulai diproduksi pada 1965 sampai tahun 1988 (seri 100–300). Meski sempat stop produksi, Twin Otter kembali diproduksi pada tahun 2008 sampai saat ini untuk seri 400.

Di dunia, Twin Otter generasi pertama (seri 100–300) hanya segelintir yang masih beroperasi. Di antaranya di Inggris, tepatnya penerbangan regional dari Land’s End ke Kepulauan Scilly dan sekitarnya, oleh maskapai Isles of Scilly Skybus. Tak hanya itu, maskapai yang berbasis di Penzance, ujung barat daya Inggris ini, malah masih mengoperasikan Twin Otter berusia 40 tahun.

Selain mengoperasikan layanan dari Land’s End ke Kepulauan Scilly, Twin Otter Isles of Scilly Skybus juga melayani penerbangan ke wilayah barat daya Devon, Cornwall, dan Bandara Exeter, satu jam perjalanan dari Bandara St Mary’s (ISC).

Salah satu rute di atas, Land’s End-St Mary’s, bahkan berhasil masuk dalam daftar rute maskapai tersibuk di Inggris pada April 2021 versi OAG.

Dilansir Simple Flying, meski berkapasitas 19 kursi, jauh lebih besar dibanding pesawat serupa Britten Norman BN-2 ‘Islander’ yang hanya delapan penumpang, tetapi, kesaksian penumpang baru-baru ini dalam menjajal pesawat dengan mesin Pratt & Whitney Canada PT6 cukup mengesankan.

Pesawat dengan jarak tempuh 1.427 km dan mampu melesat di kecepatan 296 km per jam ini dalam perjalanan dari Land’s End ke Kepulauan Scilly hanya stabil berada di ketinggian 1.500 kaki.

Padahal kemampuan terbang tertingginya bisa sampai 7,620 m. Ini hanya masalah cuaca saat penerbangan berlangsung dan ketika itu cuaca memang sedang bersahabat dengan banyaknya pertumbuhan awan tebal.

Meski begitu, bagi penumpang yang memilih untuk terjaga sepanjang perjalanan, ini akan menjadi pengalaman menarik dengan suguhan pemandangan luar biasa.

Tak hanya itu, bagi avgeeks atau pecinta penerbangan, aktivitas di kokpit juga terlihat dengan jelas tanpa adanya pintu yang memisahkannya. Terlebih bila mereka duduk tepat di belakang kokpit, sungguh pengalaman yang sangat berharga.

Baca juga: Bukan Twin Otter, Pesawat yang Dibakar KKB di Intan Jaya ialah Quest Kodiak

Di masa pandemi Covid- 19, Pemerintah Inggris diketahui sudah mencabut berbagai pembatasan sosial, termasuk physical distancing, memakai masker, dan sebagainya, sejak 19 Juli. Karenanya, kabin sempit Twin Otter tepat bisa memaksimalkan jumlah penumpang sampai 19 orang.

Pesawat penumpang dengan kemampuan STOL (Short Takeoff and Landing) sejak pertama take off sampai landing disebut cukup mulus dan terlihat seperti tak berusia 40 tahun.