Ada Aplikasi ‘Cari Jodoh’ di Bandara, Patut Dicoba Buat Para Jomblo!

Tentu Anda semua tidak asing lagi dengan aplikasi cari jodoh Tinder, bukan? Atau sampai sekarang Anda masih menjadi seorang pemain Tinder sejati? Kali ini, kita akan membahas tentang aplikasi pencari jodoh yang mungkin bisa Anda terapkan ketika hendak melakukan perjalanan udara. Ya, hal ini ditunjang dengan studi yang dilakukan oleh HSBC, dimana 1 dari 50 penumpang bertemu dengan pasangan mereka di dalam penerbangan mereka. Baca Juga: Hadapi Delay di Bandara, Anda Bisa ‘Survive’ Tanpa Smartphone Tidak heran jika sejumlah orang kreatif di luar sana mulai mengupayakan untuk menciptakan aplikasi pencari jodoh yang bisa Anda gunakan di bandara. Nah, bagi Anda semua yang masih lajang, tidak ada salahnya untuk mencoba aplikasi di bawah ini. Berikut KabarPenumpang.com sarikan beberapa aplikasi cari jodoh di bandara, dikutip dari laman fodors.com. Inflighto Aplikasi ini dibuat oleh seorang frequent flyer yang menemukan pasangan hidupnya di penerbangan. Seolah ingin mencoba peruntungan hidupnya terhadap orang lain, akhirnya ia membuat aplikasi cari jodoh di atas ketinggian 35.000 kaki. Tidak hanya menyediakan fitur chat, tapi Inflighto juga menampilkan fitur lain, seperti real-time maps hingga radar cuaca.

Inflighto melacak semua rencana perjalanan komersial dan menciptakan ruang obrolan khusus antara penumpang dan kru untuk setiap penerbangan individu. Aplikasi ini tidak memerlukan informasi login pribadi, sehingga penumpang dapat tetap anonim.

Happn Di aplikasi ini, Anda bisa bertemu dengan ‘calon pendamping hidup’ dalam jarak yang cukup dekat. Sebenarnya sistem ini hampir sama seperti aplikasi pencari jodoh yang lain, dimana Anda bisa dengan leluasa mengubah jangkauan pencarian pengguna lain. Fakta unik yang ada di aplikasi ini adalah, data yang ada di Happn menyebutkan bahwa banyak pelancong yang menemukan ‘calon pendamping hidup’ mereka di Bandara Schipol Amsterdam, Bandara Ataruk Istanbul, Bandara Heathrow London, dan Bandara Changi Singapura.

Baca Juga: Enam Kereta dengan Perjalanan Paling Romantis Bersama Pasangan

Bumble Sejatinya aplikasi ini telah mengalami perkembangan yang cukup signifikan, dimana Anda tidak hanya bisa mencari teman dalam urusan percintaan saja, melainkan juga hanya sekedar teman mengobrol hingga membuka jaringan bisnis baru. Ada banyak orang yang sudah merasakan keuntungan dari Bumble, salah satunya adalah seorang penumpang yang berhasil melakukan kencan di sebuah restoran cepat saji dengan seorang pilot.

Ya, urusan jodoh memang tidak ada yang tahu!

Mercedes-Benz “Car-to-X,” Teknologi Keselamatan Berkendara Berbasis Connected Car

Manufaktur otomotif asal Jerman, Mercedes-Benz kabarnya akan menguji sistem komunikasi Car-to-X di jalanan yang tertutup oleh salju. Tidak lain, hadirnya teknologi mutakhir seperti ini akan meningkatkan teknologi connected car di masa yang akan datang. Sebagai informasi awal, teknologi Car-to-X merupakan teknologi komunikasi antar kendaraan dan infrastruktur transportasi yang menggunakan sensor onboard seperti radar, kamera, dan lain sebagainya. Baca Juga: Mercedes-Benz Urbanetic, Solusi Berkendara Multifungsi dari Masa Depan Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman indiatimes.com (12/10), pihak Mercedes-Benz sendiri telah berkutat dalam pemutakhiran teknologi Car-to-X ini selama lebih dari satu dekade – dan kini pihak perusahaan siap untuk menguji coba apa yang telah mereka perjuangkan pada musim dingin mendatang. Adapun rencananya penguji-cobaan teknologi Car-to-X ini akan bertempat di distrik Zollernalb, Baden-Württemberg, Jerman. Guna melancarkan uji coba, nantinya salah satu mobil Mercedes-Benz akan disematkan dengan teknologi Car-to-X, dan pengemudinya sudah terlebih dahulu mengaktifkan aplikasi Live Traffic Service, dimana aplikasi ini akan memberikan data-data yang diperlukan selama uji coba. Nantinya, sensor di atas kendaraan akan mengenali kondisi jalan yang licin dan mengirim informasi termasuk data GPS (Global Positioning System) ke Daimler Vehicle Backend secara real-time, menggunakan jaringan radio seluler. “Lalu informasi tersebut nantinya juga akan ditampilkan pada peta digital di dua depot pemeliharaan jalan distrik Zollernalb secara real-time,” ujar pihak Mercedes-Benz. “Pada fase lanjutan nanti, kendaraan layanan publik seperti mobil polisi juga akan menjadi ‘kelinci percobaan’ dalam uji coba ini,” sambungnya. Seperti yang sudah diinformasikan oleh pihak produsen mobil, bahwasanya proyek percontohan ini akan dimulai ada Januari 2020 dan akan terus berlanjut hingga akhir musim dingin. Baca Juga: Mercedes Benz Pamerkan Desain Moda Futuristik yang Mampu Angkut Penumpang dan Kargo “Dengan fungsi Car-to-X, kita dapat meningkatkan keselamatan dalam berbagai situasi mengemudi,” ujar Michael Hafner, Head of Driving Technologies and Automated Driving di Daimler AG. “Ini berkat integrasi mulus dari sistem Car-to-X ke dalam sistem mobil penumpang Mercedes-Benz yang dapat secara otomatis mendeteksi bahaya yang berbeda seperti jalan yang licin,” tandasnya.

Lagi! Penumpang Lakukan Travel Hack Guna Pangkas Bobot Bagasi

Anda masih ingat dengan Ryan Carney Williams, yaitu penumpang British Airways yang dicekal mengudara karena menggunakan pakaian berlapis sebagai upayanya untuk mereduksi biaya bagasi? Ya, upaya travel hack-nya dengan menggunakan lapis delapan celana dan 10 atasan sekaligus ini dicekal oleh petugas Bandara Keflavik di Islandia pada awal Januari 2018 silam. Sejatinya, memang tidak ada regulasi yang secara tertulis mengatur tentang travel hack semacam ini, namun kejadian sini sempat menuai sorotan kala itu.

Baca Juga: Kenakan Pakaian Berlapis-Lapis, Pria Ini Dicekal di Bandara Keflavik!

Kali ini, pemberitaan terbaru datang dari Filipina, dimana salah satu penumpang wanita yang hendak mengudara juga melakukan hal yang serupa dengan Ryan. Adalah Gel Rodriguez, seorang penumpang yang hendak bertolak dari Davao City, berinisiatif untuk mengenakan sejumlah baju yang ia bawa guna mengurangi bobot dari koper yang ia bawa. Seperti yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman independent.co.uk (18/10), wanita ini setidaknya mengenakan tujuh atasan dan setidaknya tiga celana sekaligus – membuat dirinya seperti orang yang dibebat oleh pakaian.

Setelah Gel sukses melaksanakan travel hack ini, ia lalu mengabadikan momen dimana ia mengenakan pakaian berlapis dan mengunggahnya ke laman Facebook.

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=2430537840357366&set=a.428321277245709&type=3

“Ketika petugas check in counter mengatakan: total bobot yang diijinkan untuk bagasi kabin adalah 7 kg. Saya: Tidak Masalah! #ExcessBaggageChallengeAccepted,” tulis Gel dalam keterangan foto yang diunggahnya ke Facebook.

Sontak, unggahan Gel ini menuai banyak komentar dari warganet. Terbukti, postingan yang diunggah pada tanggal 1 Oktober 2019 ini disukai oleh 33 ribu orang, dikomentari oleh lebih dari 1.000 pengguna Facebook, dan dibagikan lebih dari 20 ribu kali.

Baca Juga: Pakaian Apa yang Selazimnya Dikenakan Penumpang Pesawat?

Beragam tanggapan dari netizen yang menyebutkan bahwa apa yang dilakukan oleh Gel ini memenuhi kolom komentar unggahan tersebut. Tidak sedikit juga dari warganet yang meminta Gel untuk mengulangi aksi uniknya tersebut, namun dengan singkat Gel menjawab, “Mungkin tidak. Karena itu amat sangat panas. Dan saya tidak merekomendasikan itu semua kepada kalian,” balas Gel singkat.

Kemasukan Tikus, Airbus A340 Menteri Keuangan Jerman Pernah “Grounded” di Ngurah Rai

Grounded pada pesawat umumnya harus dilakukan karena memang pesawat sedang dalam proses maintenance atau pesawat sedang mengalami masalah teknis, yang menjadikan si pesawat harus dilakukan pengecekan. Nah, menyangkut grounded karena masalah teknis, tentu ada beragam faktornya, namun tahukah Anda, bahwa pesawat VVIP (Very Very Important Person) Kenegaraan Republik Federal Jerman ternyata pernah mengalami temporary grounded akibat kemasukan tikus yang merusak sistem kabel, dan uniknya TKP (Tempat Kejadian Perkara-red) berada di Bali.

Baca juga: Kenali Dua Jenis “Grounded” di Dunia Dirgantara

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman dpa-international.com, adalah Olaf Scholz, Menteri Keuangan Jerman yang pesawatnya dimasuki oleh sosok terlarang ketika tengah mengunjungi event akbar International Monetary Fund (IMF)-World Bank yang dihelat di Nusa Dua, Bali pada Oktober 2018. Kala itu, Menteri Olaf baru saja menyelesaikan pertemuan akbar tersebut dan hendak bertolak kembali menuju Jerman.

Namun sialnya, Airbus A340 yang diberi nama ‘Konrad Adenauer’ ini malah ‘mogok’ dan tidak bisa mengangkut Menteri Olaf kembali ke Jerman. Setelah pemeriksaan mendalam dilakukan, ternyata petugas menemukan adanya tikus di dalam pesawat yang menggerogoti kabel yang ada di dalam pesawat wide body tersebut. Tentu saja, hal ini sangat jarang sekali terjadi dan dibutuhkan pemeriksaan yang lebih mendetail agar supaya tidak ada hewan pengerat lagi yang tertinggal di dalamnya. Ya, dikhawatirkan tidak hanya ada satu tikus saja yang menggerogoti kabel kelistrikan tersebut.

Mengingat ‘Konrad Adenauer’ yang masih butuh perawatan pasca dimasuki oleh tikus, mau tidak mau Menteri Olaf harus terbang dengan menggunakan pesawat yang berbeda agar bisa sampai di Jerman sesegera mungkin. Akhirnya Menteri Olaf mengajak sejumlah protokolnya dan 20 jurnalis untuk kembali ke Jerman – sementara ‘Konrad Adenauer’ masih berada di Bandara Ngurah Rai untuk proses inspeksi dan perbaikan.

Baca Juga: Buntut “Grounded Berjamaah,” Tiga Maskapai Cina Getok Boeing dengan Minta Kompensasi

Sebulan berselang, tepatnya pada akhir November 2018, ‘Konrad Adenauer’ yang semestinya ditumpangi oleh Kanselir Jerman, Angela Merkel dan Menteri Olaf untuk menghadiri acara pembukaan KTT G20 di Buenos Aires, Argentina mengalami kendala serius pada bagian mesinnya. Akankah kerusakan yang dialami oleh ‘Konrad Adenauer’ ini disebabkan oleh hewan pengerat ketika di Bali tersebut?

Berdiri di Tepi Luar Balkon Kapal Pesiar, Wanita ini Dilarang Naik Kapal Pesiar Selamanya

Awal tahun 2019, seorang pria yang meloncat dari atas balkon kapal pesiar Symphony of the Seas yang dioperasikan oleh Royal Carribean dan menjadi viral di media sosial. Hal ini membuat pria yang saat diamankan luka-luka itu, beserta teman-temannya dilarang untuk berlayar dengan kapal pesiar Royal Carribean selamanya. Baca juga: Loncat Bebas dari Ketinggian 30 Meter, Penumpang Ini Dilarang Naik Kapal Pesiar Selamanya Nah, kalau pria muda itu meloncat, beda lagi dengan wanita satu ini,  ia berdiri di tepi luar balkon dan tertangkap kamera penumpang lain. Wanita ini berdiri di tepi balkon kapal pesiar Allure of the Seas yang juga milik Royal Carribean. Dia tengah menggunakan baju renang one piece dengan kedua tangan terangkat ke atas sambil memegang kapal. Foto ini diambil oleh seorang penumpang lain bernama Peter Blosic dan mempostingnya ke Facebook Royal Carribean Crown & Anchor Society Group. Dilansir KabarPenumpang.com dari laman cruisepassenger.com.au (17/10/2019), foto tersebut memperlihatkan perliaku yang sangat ceroboh dan berbahaya. Menurut postingan tersebut, Blosic menghubungi layanan tamu dan wanita itu dicari ke kamar tempatnya menginap. Dalam pelayaran memiliki aturan yang ketat untuk memastikan keselamatan tamu, salah satunya adalah tidak diperbolehkan memanjat pagar, pergi ke tepi balkon ataupun berdiri di pinggiran pagar. Kebijakan perilaku berbahaya ini, bila dilakukan oleh penumpang di atas kapal pesiar, maka mereka akan dikawal keluar dan dibawa ke pelabuhan. Kemudian diperiksa dan tergantung keparahan pelanggaran yang dilakukan yang bisa membuat penumpang itu masuk dalam daftar hitam atau tidak memperbolehkan mereka untuk ikut pelayaran lagi. “Awal pekan ini di Allure of the Seas seorang tamu diamati secara ceroboh dan berbahaya berpose untuk foto dengan berdiri di pagar balkon kamarnya dengan bantuan rekannya. Keamanan diberitahu dan para tamu kemudian debarked di Falmouth, Jamaika, sebagai akibat dari tindakan mereka dan sekarang dilarang seumur hidup berlayar dengan Royal Caribbean,” kata Jonathon Fishman, manajer reputasi perusahaan Royal Carribean. Baca juga: Nikmati Kapal Pesiar Untuk Rayakan HUT Pernikahan Ke-45, Pasangan Ini Malah Dapat Celaka Kejadian ini terjadi pada 13 Oktober 2019 kemarin dengan keberangkatan kapal dari Fort Lauderdale, Florida sebagai bagian pelayaran ke kawasan Karibia barat selama tujuh hari.

Mau Bikin Vlog Menarik dan Tak Repot Saat Bepergian? Simak Tips ini!

Vlog atau video blog dewasa ini semakin marak dilakukan oleh kaum millenial dengan konsep yang unik dan membuat banyak orang menontonnya. Seperti Juli 2019 kemarin, di mana maskapai berbiaya hemat (LCC) AirAsia memperbolehkan penumpangnya berfoto atau memvideokan aktivitas didalam pesawat. Baca juga: Agar Penerbangan Nyaman, Inilah Tips Bawa Koper ke Dalam Bagasi Kabin Belakangan ini pun vlog dari para peloncong yang bepergian dengan berbagai moda transportasi baik darat, laut maupun udara terkait fasilitas hingga pemandangan di destinasi yang dikunjungi pun sudah banyak ditemukan YouToube. Nah, untuk menghasilkan vlog yang bagus dan terlihat menarik, ada beberapa tips yang dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber. 1. Peralatan sederhana dengan kualitas video yang bagus Untuk menghasilkan kualitas video yang bagus memerlukan peralatan kamera yang banyak dan berat. Ternyata ini bisa dipangkas dengan hanya sebuah ponsel pintar. Sebab ponsel pintar yang ada saat ini sudah mumpuni untuk merekam video dengan jernih dan menghasilkan gambar yang bagus dengan kualitas tinggi. 2. Diri sendiri dan orang lain Para vlogger harus mau menampilkan diri mereka di depan kamera. Mungkin bagi pemula ini cukup menjadi masalah, biasanya dikarenakan harus berbicara sendiri di depan kamera. Padahal vlogger menjadi kunci utama selain apa yang akan diperlihatkan di moda transportasi ataupun di destinasi pilihan. Tak hanya itu, interaksi dengan orang sekitar seperti teman sesama pelancong, awak kabin, sesama penumpang atau penduduk lokal dengan beberapa pertanyaan bisa membuat vlog Anda lebih berwarna. 3. Hindari tempat bising dan jangan asal mengambil video Dalam sebuah vlog bukan hanya menampilkan gambar dan video, tetapi suara juga masuk dalam standar. Bila Anda merekam ditempat bising, baiknya hentikan sementara dan kembali memvideokannya setelah suara tak lagi terdengar atau pindah ke lokasi lain yang sedikit lebih tenang untuk menghasilkan suara yang baik. Tak hanya itu, karena video dan gambar yang diambil tidak bisa masuk semua dalam vlog, maka fokus merekam pada satu titik tempat atau aktivitas yang menarik. Selain bisa menikmati perjalanan, baterai pun bisa lebih hemat. 4. Point of view dan tidak goyang Gunakan teknik point of view yang memperlihatkan seolah-olah penonton ikut melancong bersama Anda. Ini selain menambah minat penonton, juga membangun hubungan baik dengan mereka. Selain itu yang harus diperhatikan adalah rekaman video tidak goyang atau bergetar. Karena gambar yang bergetar atau goyang bisa mengganggu penglihatan penonton. 5. Video singkat namun menarik Tak perlu buat video yang lama, yang penting dalam vlog dikemas secara singkat dan padat. Tak lupa beri sound, teks atau gambar untuk memperjelas apa yang Anda katakan dalam video. Baca juga: Saat Garuda Indonesia “Larang” Penumpang Foto di Kabin, AirAsia Justru Bikin Kontes Foto Berhadiah! Nah, bagaimana? Apa Anda siap memvideokan perjalanan baik saat naik moda transportasi atau di di destinasi pilihan setelah mendapat pencerahan ini?

Mobil Curian Masuk ke Peron Stasiun dan Ganggu Perjalanan Kereta Api

Ingat dengan sebuah Bajaj yang masuk ke dalam peron untuk mengangkut orang tua sakit di India? Ini sangat membahayakan keselamatan orang yang bepergian dengan kereta api. Tetapi belum lama ini sebuah mobil curian di Selandia Baru yang dikendarai seseorang berusia 31 tahun dan mengangkut tiga orang lainnya masuk ke peron di Stasiun Middlemore dalam keadaan ban kanan tidak ada dan bamper belakang rusak. Baca juga: Bajaj Masuk Peron di Stasiun India, Pengemudi Diamankan Petugas Diketahui pada hari Rabu (16/10/2019) polisi melihat sebuah mobil di Panmure yang sebelumnya dilaporkan dicuri. Mobil ini kemudian dipantau oleh unit patroli dan helikopter polisi sebelum melarikan diri. Dilansir KabarPenumpang.com dari stuff.co.nz (16/10/2019), polisi memantaunya melalui helikopter ketika mobil melintasi timur Auckland sambil berbelok melintasi jalur dan mengemudi menuju lalu lintas yang ramai. Pada satu titik selama pengejaran itu, mobil tersebut bertabrakan dengan kendaraan lain di persimpangan Atkinson Ave dan Princes St di Otahuhu. Untungnya tidak ada yang terluka dalam kecelakaan tersebut. Insperktur Duncan Hall mengatakan, pengemudi mobil curian tersebut terus melarikan diri dan pergi ke peron Stasiun kereta Middlemore. Polisi mencoba menangkap empat orang dalam mobil tersebut dengan taser atau senjata kejut untuk menangkap pengemudi. “Pria itu memiliki medical event dan pertolongan pertama segera diberikan. Pengemudi mobil curian itu telah dipindahkan ke rumah sakit dalam kondisi yang serius,” ujar Hall. Sedangkan tiga penumpang lainnya telah diamankan dan diperiksa. Dua wanita berusia dua puluh tahun dibebaskan tanpa membayar denda. Sedangkan remaja laki-laki yang ikut dalam mobil dirujuk ke Youth Aid. Dari foto yang tersebar menunjukkan beberapa polisi di stasiun kereta api, tengah mengelilingi seorang pria yang terbaring di tanah. Sebuah mobil putih yang berada di peron dan hancur bagian belakangnya dilingkari dengan garis polisi. Bahkan dalam sebuah video setidaknya lima mobil polisi terlihat di tempat kejadian. Seorang saksi menjelaskan pengejaran mobil tersebut. “Mobil tersebut mencoba untuk kabur dari kejaran polisi. Mobil itu terkena paku dan roda kanannya hilang. kemudian berjalan ke tepi,” ujar saksi tersebut. Pria itu menambahkan mobil dikejar oleh sekitar enam hingga sepuluh mobil polisi dan sebuah helikopter. Pengemudi yang kondisinya tak lagi parah tersebut didakwa dengan tuduhan tidak mau berhenti, membahayakan pengendara lain, mencuri kendaraan, menyerang dengan senjata tumpul. Baca juga: Mobil Tenaga Baterai Dihentikan Pengoperasiannya di Stasiun India Karena insiden ini layanan kereta api di jalur kereta timur dan selatan Auckland ditunda dan dibatalkan selama setengah hari dan kembali beroperasi pukul 14.00 waktu setempat setelah mobil dikeluarkan dari peron.

Mudahkan Cari Tempat Makan dan Wisata, Aplikasi Komuter Hadirkan Fitur “Rekomendasi Tempat Tujuan”

Aplikasi Komuter tak hanya memudahkan penggguna untuk mendapatkan informasi jadwal kereta baik Commuter Line (KRL), Railink kereta bandara, MRT Jakarta dan LRT Jakarta. Pengguna aplikasi Komuter juga bisa berinteraksi dengan penggguna kereta lainnya melalui unggahan status yang dilengkapi dengan foto. Baca juga: Fitur Baru Aplikasi Komuter 2.1.0, Mendengarkan Podcast dan Jadi Badge Host di Stasiun Dengan tambahan unggahan foto ini, diharapkan informasi yang disampaikan oleh pengguna Komuter menjadi lebih akurat. Tak hanya itu, pada Juli 2019 aplikasi ini menghadirkan podcast yang membantu pengguna untuk mendengarkan lagu selama perjalanan tanpa harus berpindah ke aplikasi lainnya.
Fitur ‘Rekomendasi Tempat Tujuan’ (istimewa)
Belum lama ini, aplikasi yang baru ada di iOS dan bisa di unduh di App Store tersebut, memudahkan penggunanya untuk mencari tempat makan dan wisata disekitar stasiun. Fitur ini bernama Rekomendasi tempat tujuan dan memungkinkan pengguna moda transportasi publik mencari informasi tempat makan dan wisata yang bisa dijangkau dengan KRL, MRT Jakarta, kereta bandara hingga LRT Jakarta. Didalam fitur tersebut ada menu Eksplor di mana pengguna bisa mendapat rekomendasi kafe, tempat makan dan lainya di sekitar stasiun. Komuter juga merekomendasikan tempat tujuan pengguna serta memberikan ulasan. “Rekomendasi tempat tujuan ini juga dilengkapi dengan peta yang memudahkan pengguna mencapai tempat tersebut. Selain itu, pengguna juga bisa menambahkan ulasan pada tempat yang dikunjungi sehingga membantu pengguna lain dalam membuat keputusan untuk memilih tempat tujuan,” kata Founder Komuter Gage Batubara dikutip dari siaran pers yang diterima KabarPenumpang.com, Jumat (18/10/2019). Dia mengatakan, fitur Eksplor akan terus dikembangkan dan bagi pengguna yang akan menambahkan rekomendasi tempat tujuan bisa mengisi data pada aplikasi. Fitur ini sudah bisa dinikmati oleh pengguna yang mengupdate aplikasi Komuter ke versi 2.30. Baca juga: Penumpang Tak Perlu Keluarkan Ponsel Pintar, Hitachi Rilis Teknologi Sensor Pembaca Aplikasi Tiket Kereta “Fitur Rekomendasi Tempat Tujuan ini seperti Zomato, tapi untuk yang suka menggunakan transportasi publik. Enaknya adalah semua tempat dekat dengan stasiun dan bisa dijangkau dengan jalan kaki, plus tidak hanya tempat makan berupa restoran, tapi juga kios kaki lima. Kalau kita punya rekomendasi tempat lain, tinggal masukkan ke formulir yang disediakan,” jelas Gage.

Ini Dia Langkah-Langkah untuk ‘Kembalikan’ Paspor yang Hilang

Dibalik setiap kemudahan yang dapat Anda rasakan dalam mengurus beragam dokumen penunjuang hidup, namun perkara kehilangan dokumen pribadi memang masih menjadi momok yang cukup menakutkan bagi setiap orang – mulai dari KTP hingga paspor. Bagaimana tidak, ribetnya beragam prosedur pengurusan hingga hukuman denda yang harus Anda bayar kepada negara merupakan gambaran sederhana dari ketakutan masyarakat tersebut. Baca Juga: Serba-Serbi Empat Warna Pada Cover Paspor Ya, tertanggal 1 Mei kemarin, denda satu juta rupiah telah diterapkan kepada setiap orang yang kehilangan paspor, dan denda Rp500.000 kepada siapapun yang mendapati paspor milik mereka dalam keadaan rusak. Merujuk kepada Peraturan Presiden No. 28/2019 tentang tarif pendapatan negara bukan pajak di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, setiap pemilik paspor juga akan dibebankan bea senilai Rp350.000 untuk pergantian paspor yang sudah kadaluarsa. Namun, sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman thejakartapost.com, denda-denda tersebut tidak akan berlaku apabila paspor mereka rusak karena terkena bencana seperti banjir, kebakaran, gempa bumi, atau tsunami. Kembali ke topik pembahasan awal, Anda semua tidak perlu khawatir apabila terpaksa harus memperbaharui paspor Anda, berikut adalah langkah-langkah yang wajib Anda lakukan. Semoga bermanfaat! 1. Mempersiapkan dokumen yang diperlukan, seperti kartu identitas (KTP), kartu Keluarga, akta kelahiran atau ijazah pendidika terakhir atau buku nikah yang disertakan dengan surat laporan kehilangan dari kepolisian. 2. Bawa semua dokumen ke kantor imigrasi di tempat tinggal Anda, dan nantinya kantor akan menjadwalkan proses investigasi (BAP) untuk kasus Anda. 3. Datanglah sesuai jadwal yang telah ditentukan sebelumnya dan nantinya Anda akan diwawancara terkait hilangnya paspor. Jika semuanya berjalan dengan baik, Anda akan menerima dokumen BAP dalam dua hari. 4. Bawa dokumen BAP dan sisa dokumen Anda ke kantor regional Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Jika disetujui, Anda akan diberikan surat yang memungkinkan Anda untuk memperbarui paspor Anda. Baca Juga: Di Paspor ‘Tertulis’ 123 Tahun, Kakek ini Terlihat Seperti 90 Tahun Karena Rajin Yoga 5. Kembali ke kantor imigrasi dengan surat referensi dari kementerian dan dokumen lainnya. Jika disetujui, maka Anda akan mendapatkan nomor tagihan untuk menyelesaikan urusan administrasi. Proses pembayaran dapat dilakukan di banyak bank yang sudah bekerja sama dengan kantor imigrasi. 6. Setelah Anda melakukan pembayaran, Anda tinggal menunggu paspor Anda diperbaharui.

Toilet Berteknologi Tinggi, Bikin Pelancong Bingung di Bandara Haneda

Pelancong yang mengunjungi Jepang kerap kali dibuat terheran-heran dengan teknologi yang dimilikinya. Teknologi ini hadir di bandara, stasiun atau tempat-tempat wisata lainnya yang sering dikunjungi pelancong. Baca juga: Bilik Toilet di Bandara Narita Dilengkapi Kertas Tisu Untuk Smartphone Salah satu teknologi yang membuat heran pelancong adalah toilet dengan teknologi tinggi yang bisa membuat para penggemar Piala Dunia Rugby bingung. Pasalnya ketika pelancong pergi ke toilet mereka akan merasakan pengalaman yang sangat futuristik di Negeri Matahari Terbit. Dilansir KabarPenumpang.com dari channelnewsasia.com, toilet Jepang ini menawarkan berbagai fungsi. Yang mana beberapa toilet terbuka secara otomatis ketika pelancong mendekatinya dan memberikan dudukan hangat agar membuat nyaman pada musim dingin. Tetapi dengan teknologi tinggi justru membuat bingung penggunanya karena panel kontrol yang memiliki banyak opsi. Hal ini dirasakan sangat membingungkan oleh seorang pelancong yang juga penggemar Rugby, Alex Weimer ketika dua jam setelah tiba di Bandara Haneda Tokyo dari Perancis. “Ada sekitar 15 tombol dalam bahasa Jepang dan aku tidak tahu yang mana yang harus ditekan. Ada simbol aneh dengan semprotan menuju ke segala arah. Siram ada di sisi lain, aku dengan panik menekan semua tombol dan membuat suara aneh,” ujarnya. Sayangnya kehadiran toilet teknologi tinggi ini tidak sesuai dengan keinginan semua orang. Brent York mengaku toilet itu terlalu canggih dan dirinya menyukai kesederhanaan dengan menekan tombol tanpa pengalaman lain. “Saya pikir ketika Anda pertama kali menggunakannya itu agak menakutkan. Tetapi kami sudah ke Jepang berkali-kali dan kami sudah terbiasa dengan toilet ini. Jepang memimpin dalam teknologi toilet,” kata Bernard James. Bagi Jepang, kebersihan sangatlah penting di mana orang-orang mencuci tubuh mereka sebelum mandi dan melepas sepatu ketika memasuki rumah. Washlets dapat ditemukan di mana-mana di Jepang, di toilet umum, hotel dan di rumah-rumah penduduk. Baca juga: Bandara Changi Resmikan Layanan Automated Immigration Gate Dikenal sebagai populasi yang mengerti teknologi lebih dari 126 juta, pasar washlets sangat besar. Di showroom produsen toilet Toto di Tokyo, teknologi toilet terbaru dipajang. Dari standar rawa hingga yang paling canggih, ada pilihan untuk semua orang. Harga toilet ini sekitar 25 ribu yen (US$232), ada yang lebih dari satu juta yen (US$9300).