Alami Kebakaran di Selat Sunda, Inilah Serba-Serbi Kapal Ferry KMP BSP 1

Kapal Motor Penyeberangan (KMP) BSP 1 dikabarkan mengalami kebakaran ketika tengah melayani pelayaran dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung menuju Pelabuhan Merak, Banten, pada Kamis (7/2/2019) sore. Adapun api yang membakar salah satu bagian dari kapal yang tengah mengangkut 270 penumpang dan 39 kendaraan ini diduga berasal dari hubungan arus pendek di kamar mesin. Beruntung, api dengan cepat dapat dipadamkan sehingga tidak memakan korban.

Baca Juga: KMP Athaya, Arungi Selat Sunda dengan Sensasi Hotel Berbintang

Nah, patut Anda ketahui, KPM BSP 1 sendiri merupakan vessel berjenis RoRo (Roll-on/roll-off) ship yang dirakit oleh galangan Kurushima Dockyard, Jepang pada tahun 1973. Vessel dengan tonase kotor 5057 ini memiliki nomor International Maritime Organization (IMO) 7323308. Seperti yang dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, KMP BSP 1 ini bernaung di bawah manajemen dari PT Tri Sumaja Lines.

Kapal ini sendiri memiliki bobot mati sekira 1405 ton, dengan panjang 86 meter dan lebar sekitar 14 meter. Dengan rata-rata draught 4,6 meter, KMP BSP 1 ini bisa menempuh kecepatan maksimum hingga 11,6 knot atau yang setara dengan 21,5 km per jam. Menurut informasi yang tersaji di laman vesselfinder.com, kapal RoRo dengan callsign YFDW ini secara resmi terdaftar menjadi bagian dari PT Tri Sumaja Lines pada tahun 2013 silam.

Sebelumnya, KMP BSP 1 ini juga pernah dioperasikan oleh PT Budi Samudera Perkasa sejak tahun 2000. Kapal ini juga sebelumnya pernah tercatat menggunakan nama Jatra 1 BSP ketika berada di bawah naungan PT Samudera Perkasa Wisma Budi di tahun 1995.

Baca Juga: Spesifikasi KMP Port Link, Kapal Ferry Teranyar dan Terbesar

Sebelum mengabdi kepada Merah-Putih, KMP BSP 1 pernah ‘mengabdi’ kepada Sungai Budy Enterprise Pte Ltd pada tahun 1995 dengan nama Happiness. Di tahun 1992, Happiness dioperasikan oleh Kato Kisen KK (Jepang), dan pertama kali kapal ini dioperasikan oleh Shikoku Chuo Ferry Boat KK (Jepang) di tahun 1973 dengan nama Niihama.

 

 

Jatuh ke Jalur Kereta, Bocah Tiga Tahun Bisa Diselamatkan

Celah peron, salah satu tempat yang paling rawan bagi penumpang kereta api. Pasalnya ada jarak yang tidak terlalu jauh antara kereta dengan peron, namun ini cukup membuat celaka bila penumpang tidak benar-benar memperhatikan langkah mereka saat akan naik atau turun dari kereta.

Baca juga: Akibat Ibu Asik Main Ponsel, Anak Jatuh Diantara Peron dan Rel

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman thestar.com (4/2/2019), seorang anak laki-laki usia tiga tahun terjatuh ke jalur kereta api di salah satu stasiun kereta api Cina tengah. Sebelum terjatuh ke rel tersebut ternyata sang bocah tiga tahun di suruh berpose untuk foto oleh sang ibu.

Si ibu menyuruh anak itu bergaya di depan sebuah kereta cepat di stasiun kereta api Wuchang di Wuhan ibukota provinsi Hubei. Foto itu, akan digunakan sebagai kenang-kenangan saat mereka pulang untuk liburan Tahun baru Imlek.

Sayangnya saat sang ibu meminta bocah tiga tahun tersebut untuk mundur, anak itu kehilangan pijakannya dan terjatuh ke celah antara peron dan kereta. Untungnya seorang petugas langsung berlari dan turun ke jalur tersebut untuk menyelamatkan bocah laki-laki itu.

Petugas mengangkat si anak dan membawanya ketempat aman. Meski begitu bocah tersebut sedikit teguncang, namun tidak mengalami luka dan bisa melanjutkan perjalanan mereka. Tak hanya itu, karena kesigapan petugas stasiun, selain keluarga tersebut bisa kembali pulang, kereta pun tidak tertunda.

Diketahui, liburan Tahun Baru Imlek yang mulai dirayakan pada Selasa (5/2/2019) kemarin membuat masyarakat Cina pulang kampung layaknya Hari Raya Idul Fitri di Indonesia. Masyarakat kembali ke kampung halaman dalam beberapa hari terakhir yang bisa dikatakan migrasi tahunan dan dikenal sebagai chunyun dalam bahasa Cina.

Chunyun sendiri berarti ada penggunaan besar-besara pada transportasi Cina. Selama minggu emas ini, diperkirakan 400 juta perjalanan dilakukan dengan kereta api dan angka tersebut akan meningkat menjadi 2,99 miliar untuk semua perjalanan baik itu kereta api, jalur darat dengan bus dan kendaraan pribadi serta pesawat. Ini sudah akan berlangsung selama 40 hari dari 21 Januari hingga 1 Maret 2019.

Apalagi saat itu juga merupakan perpanjangan cuti yang diambil oleh banyak pekerja migran. Lonjakan perjalanan ini juga kerap kali menyebabkan peningkatan kecelakaan selama periode tersebut.

Baca juga: Perayaan Imlek di Cina, Ratusan Juta Orang Mudik Padati Berbagai Moda Transportasi

Pada tahun 2017 saja, 898 orang tewas dalam kecelakaan yang terkait dengan kereta api, dengan sebagian besar kematian disebabkan oleh orang yang ditabrak kereta api ketika mencoba untuk menyeberang jalan di tempat-tempat yang tidak ditentukan.

Ban Towing Car di Bandara Internasional Hong Kong Meledak, Nyaris Hantam Petugas Ground Handling

Sebuah video yang diambil dari Bandara Internasional Hong Kong belakangan ini tengah menjadi bahan perbincangan publik. Alih-alih menunjukkan proses take-off atau landing yang mengesankan dari berbagai maskapai yang ada di sana, tapi video berdurasi singkat tersebut menunjukkan sebuah towing car yang mengalami pecah ban ketika tengah beroperasi. Hal lain yang lebih membuat video ini semakin ramai diperbincangkan adalah eksistensi dari petugas ground handling yang berada begitu dekat dengan ban yang meledak tersebut.

Baca Juga: Insiden Landing Gear Boeing 737-800 SpiceJet, Drama Pendaratan Darurat Yang Dramatis!

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman scmp.com (7/2/2019), sebuah rekaman CCTV menunjukkan detik-detik meledaknya ban dari towing car tersebut. Dalam video berdurasi kurang dari 10 detik tersebut tampak sebuah towing car berwarna putih yang tengah mendorong sebuah pesawat menuju taxiway. Namun baru beberapa meter mobil tersebut jalan, tampak ban depan sebelah kanan mobil meletus. Saking kuatnya letusan tersebut, ban dari towing car ini sampai terpental ke arah garbarata yang terletak di sebelah kanan mobil tersebut.

Diketahui, maskapai yang tengah didorong oleh towing car ini adalah maskapai Hong Kong Airlines dengan nomor penerbangan HX628. Maskapai ini sendiri hendak bertolak menuju Seoul, Korea Selatan pada hari Selasa (5/2/2019) sekira pukul 10.00 waktu setempat. Di dalam video tersebut pula tampak seorang petugas ground handling yang berada tidak jauh dari jalur lontaran ban towing car.

Menurut otoritas Bandara Internasional Hong Kong, ban dari towing car tersebut terpental sekira 10m jauhnya, dan beruntung, insiden ini tidak menyita korban, baik nyawa maupun luka.

Sumber: yahoo

“Anda dapat melihat bahwa ban meledak ke arah petugas ground handling bandara. Ini merupakan prosedur standar bagi para petugas ground handling untuk mengikuti proses towing dan berdiri di dekatnya (towing car) untuk memastikan pesawat memiliki ground clearance yang cukup dari pesawat dan kendaraan lain,” ujar anggota parlemen dari Partai Sipil, Jeremy Tam Man-ho.

Baca Juga: Ini Dia, Para Pekerja Ground Support System di Bandara

“Jika petugas ground handling tersebut terhantam ban, maka ia akan berada di dalam rumah sakit dalam waktu yang cukup lama,” tandasnya.

Atas insiden ini, pemberangkatan Hong Kong Airlines dengan nomor penerbangan HX628 sempat mengalami penundaan selama 42 menit, dan secara keseluruhan, tidak ada operasi yang terdampak atas insiden ini.

PO Rasa Sayang, Kondang Layani Bus AKAP Jakarta – Bima

Tak kenal maka tak sayang, mungkin kata-kata ini cocok menggambarkan perusahaan otobus (PO) Rasa Sayang asal Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). PO yang satu ini memiliki rute terjauh dari Bima hingga Jakarta. Waktu tempuh dari Bima untuk tiba di Jakarta sekitar 60 jam dengan menyeberangi tiga selat.

Baca juga: Sejarah PO Santoso, Ternyata Digawangi oleh Seorang Dokter

Dirunut dari sejarahnya, PO Bus Rasa Sayang sendiri mulai melayani rute Jakarta-Bima sejak tahun 1992 lalu. Bisa dikatakan menjadi salah satu operator bus yang memerhatikan perilaku masyarakat di daerah yang dilayaninya. Hal ini lah salah satu yang membuat PO Rasa Sayang bisa bertahan.

Seperti yang bisa terlihat dengan masyarakat Bima, dimana saat menumpang bus mereka tidak suka yang ngebut, bahkan harus ada kenyamanan dan terpenting adalah selamat meski tiba ditujuan dengan waktu yang cukup lama. Karena memiliki perjalanan yang tidak ngebut dan membuat nyaman, maka PO Rasa Sayang memberikan nilai lebih untuk penumpangnya.

Bus memberikan jarak antar kursi yang cukup lebar, disediakan ruang merokok hingga karaoke. Bus milik PO Rasa Sayang hanya bisa menampung 32 penumpang dan tiga kursi tambahan di bagian ruang merokok. Bahkan kursi ini bisa diturunkan sandarannya untuk kenyamanan saat akan tidur.

Tak hanya itu, banyak peraturan ketat yang membuat kru lebih memperhatikan tugasnya yakni ada larangan menaik turunkan penumpang di luar agen, pengemudi tidak boleh berjudi dan minum alkohol serta memerhatikan kenyamanan penumpang selama di perjalanan. KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai laman sumber, harga sekali jalan dari Jakarta-Bima atau sebaliknya tidak murah yakni Rp700 ribu sampai Rp850 ribu.

Bisa dikatakan harga tidak terlalu jauh dengan pesawat tetapi waktu tempuh cukup lama bila dibandingkan dengan pesawat. Kenyamanan yang dibagikan lainnya dalam perjalanannya, bus ini akan memberikan makan lima kali bagi penumpangnya hingga tiba di tujuan. Pemilik PO Rasa Sayang adalah Arief Wijaya dan dikenal cukup perhatian pada pengemudinya.

Baca juga: “Debby,” Sebutan Kesayangan untuk Bus PO Deborah Rute Depok – Lebak Bulus

Dikarenakan bus-bus PO Rasa Sayang tak pernah ngebut dijalan, rata-rata umur sasis yang mereka operasikan sebelumnya berusia 10-15 tahun. Ini terlihat dari bus yang tersisa di garasi perwakilan Jakarta. Bus milik PO Rasa Sayang sempat menggunakan Karoseri Malindo dan dulunya dikenal seperti Karoseri Adiputro masa kini.

Selain itu, bus juga menggunakan body Evo-C dari Karoseri Rahayu Santosa yang masih beroperasi hingga kini. Kiat lain menggaet penumpang adalah dengan mengandalkan staf-staf pemasaran asal Bima. Dimana para pelanggannya sangat senang berbahasa daerah karena nyaman dengan operator bus yang mengerti apa yang mereka sampaikan dalam bahasa daerah. Kepercayaan penumpang bahkan dimulai dengan bahasa daerah Bima.

Rilis Tisu ‘Kontroversial,’ Delta Air Lines dan Coca-Cola Minta Maaf Kepada Penumpang

Maskapai penerbangan asal Negeri Paman Sam, Delta Air Lines kini tengah menjadi perbincangan hangat setelah menyediakan tisu yang sedikit kontoversial kepada para penumpangnya. Tidak hanya pihak Delta saja yang terpaksa meminta maaf kepada para penumpang, melainkan brand minuman kenamaan Coca-Cola pun diwajibkan melakukan tindakan yang sama seperti Delta. Ini dikarenakan kedua perusahaan beda ranah ini saling bekerja sama dalam menyediakan tisu kontroversial tersebut.

Baca Juga: Ini Fakta yang Mungkin Belum Anda Ketahui dari Delta Airlines

Ya, mungkin Anda bertanya-tanya, “apa yang dituliskan pihak Coca-Cola di dalam tisu tersebut? Apakah berbau pornografi atau konten sensitif lainnya?”

Jika dilihat dari bentuk fisiknya, tisu kontroversial ini hanyalah tisu makan biasa yang pada salah satu sisinya terdapat cetakan lambang “Diet Cola”, dan beberapa versi tulisan nyeleneh. Dilansir KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, salah satu tisu kontroversial tersebut berisikan tulisan, “Ini mungkin cara kuno, tapi cobalah tulis nomor ponselmu di sini dan berikan kepada orang yang kamu taksir di pesawat ini. Kamu tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya,”

Lalu yang lainnya bertuliskan, “Kamu sedang berada di dalam sebuah penerbangan yang dipenuhi oleh orang-orang yang menarik dan hey … kamu tidak tahu apa yang akan terjadi selajutnya,”

Bagi sebagian orang, mungkin mereka akan menanggapi tisu ini sebagai lelucon belaka – namun tidak bagi sebagian lainnya yang memandang tisu tersebut sebagai sesuatu yang ‘menyeramkan’. Mereka yang lalu menganggap bahwa tisu ini menyeramkan langsung menyuarakan pendapat mereka melalui media sosial Twitter.

“Hei @Delta dan @CocaCola, tissue ini sangatlah menyeramkan. Saya sangat yakin bahwa tidak ada yang mengapresiasi siapapun yang sudah menaruh nomor ponselnya di tisu ini, tidak seperti jaman dulu,” tulis pengguna Twitter dengan nama akun @ducksauz.

“Itu tidak baik untuk dilihat,” tandasnya.

“#Delta #Coke hilangkan tisu-tisu ini, mereka sangat menyeramkan #TimesUp #boycottcoke,” tulis pengguna Twitter lain, @ceokeeffeaolco1.

Baca Juga: Karena Masalah Sepele, Tara Reid Dikeluarkan dari Penerbangan Delta Airlines

Menanggapi banyaknya pihak yang tidak setuju dengan peredaran tisu ini, maka pihak Delta dan Coca-Cola meminta maaf atas beredarnya tisu kontroversial tersebut.

“Kami minta maaf untuk itu dan telah mengeluarkan tisu-tisu tersebut dari pesawat kami sejak bulan Januari kemarin,” ungkap pihak maskapai dalam sebuahh keterangan.

Hal serupa juga diutarakan oleh pihak Coca-Cola, “Kami dengan tulus meminta maaf kepada siapa pun yang mungkin telah kami sakiti. Kami bekerja dengan mitra kami di Delta untuk mulai mengeluarkan tisu tersebut bulan lalu dan menggantinya dengan desain lain,”

 

Ditemukan di Dalam Kokpit Jet Airways, Burung Hantu Dianggap Pertanda Baik

Hal menarik lagi-lagi ditemukan dalam kabin pesawat, tetapi bedanya kali ini berada di ruang kokpit tempat pilot dan kopilot mengemudikan pesawat. Ya, seekor burung hantu bertengger manis di kursi sang pilot dalam pesawat Jet Airways Boeing 777.

Baca juga: Jadi “Penumpang Gelap,” Burung Myna Masuk Kabin A380 Singapore Airlines dan Ikut Terbang 12 Jam

Pesawat tersebut diketahui tengah parkir sejak semalam di Bandara Mumbai, India. Kemudian saat para teknisi yang saat itu tengah mengecek kesiapan pesawat, dikejutkan dengan penemuan seekor burung hantu yang duduk manis di kokpit Senin (4/2/2019) pagi.

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman latestly.com (7/2/2019), petugas yang biasa mengecek kesiapan pesawat untuk operasional sehari-hari mengatakan, buruh hantu bermata lebar dengan bulu putih bercampur krem tersebut bertengger nyaman di sebelah kursi pilot. Petugas bandara mengatakan, saat mereka mendekati burung itu untuk dilepaskan, tidak terlihat perlawanan dan tidak berisik.

Namun, sebelum dilepas ke alam, para petugas berselfie ria dengan burung hantu tersebut. Sebelumnya bahkan Jet Airways sendiri dikabarkan kemerosotan di keuangannya. Bahkan dengan kehadiran burung tersebut yang tiba-tiba dihubungkan dan menjadi sebuah pertanda baik.

Sebab burung hantu dianggap pertanda baik dan karyawan berharap kejadian ini merupakan hal baik juga bagi maskapai. Burung hantu yang dianggap pertanda baik ini pun akhirnya dilepaskan dengan hati-hati dan dikawal petugas bandara.

Diketahui bandara Mumbai terletak dekat dengan daerah kumuh dan burung menjadi lebih mudah mengunjungi daerah tersebut. Burung-burung itu, bagaimanapun merupakan ancaman bagi pendaratan dan tinggal landas di bandara.

Sebelum burung hantu, beberapa waktu lalu ditemukan seekor burung Myna dalam penerbangan menuju London. Burung tersebut diperkirakan berada di dalam kabin Singapore Airlines selama 12 jam dalam penerbangan langsung tersebut.

Baca juga: Gara-Gara Ikan, Mahasiswi Ini Dikawal Bak Kriminal Saat Masuk Pesawat

Burung Myna itu ditemukan di kelas bisnis maskapai Singapura tersebut. Untungnya burung Myna itu bertengger diatas kursi yang tidak di duduki dan awak kabin mencoba menangkapnya dengan bantuan beberapa penumpang. Burung Myna ini viral di Facebook dan dikirim ke pihak karantina bandara London untuk diamankan setelah pesawat mendarat.

Viral Video Penumpang Marah di Facebook, Pengemudi GoJek di Panggil LTA Singapura

GoJek yang sudah merambah ke negara tetangga Singapura, baru-baru ini salah seorang pengemudinya di panggil oleh Land Transport Authority (LTA). Pemanggilan tersebut atas pengaduan seorang penumpang yang mengatakan dirinya di sandera dan harus melewati Electronic Road Pricing (ERP) dan membayarnya kepada pengemudi.

Baca juga: GoJek Kalah Saing, Grab Maju Selangkah Hadirkan Fitur Asuransi

Dilansir KabarPenumpang.com  dari laman straitstimes.com (4/2/2019), LTA memanggil Kamaruzzaman Abdul Latiff untuk melakukan penyelidikan insiden tersebut. Tak hanya itu penumpang perempuan tersebut juga dipanggil untuk memberikan penjelasan yang lengkap terkait masalah pengaduan tersebut.

Awalnya Kamaruzzaman berbagi video durasi tujuh menit di Facebook Komunitas GoJek Singapura. Dalam video tersebut Kamaruzzaman tengah membawa penumpang seorang wanita yang kesal karena jalan yang dilalui tak bisa menghindari jalur ERP.

Wanita tersebut menelepon seseorang dan terdengar dari pengeras suara dan mengatakan, “Anda tidak punya hak mengambil sanderanya. Anda menyebabkan dia kehilangan kebebasannya,” ujar seseorang yang ditelepon wanita tersebut.

Kamaruzzaman sendiri mengatakan dirinya lebih suka menyelesaikan masalah tersebut di kantor polisi. Hingga mobil yang dikendarainya berhenti di Lorong 4 Toa Payoh dan berbicara dengan petugas Certis Cisco. Saat itu penumpang wanita berteriak dan mengklaim dirinya sengaja dikunci Kamaruzzaman di dalam mobil.

Hingga Kamaruzzaman menjelaskan bahwa mobil yang dikemudikannya tersebut memiliki pintu dengan kunci otomatis. Kemudian hal tersebut ditanggapi oleh pihak GoJek Singapura yang mengatakan pihaknya tengah bekerja sama dalam investigasi tersebut dengan LTA secara berkelanjutan.

LTA sendiri mengatakan melakukan penyelidikan dengan memanggil pengemudi dan penumpang untuk mendapatkan penjelasan yang lebih mendalam dan mendengar pernyataan mereka masing-masing. Diketahui video tersebut disebar ke Facebook pada 31 Januari 2019 dimana Kamaruzzaman berpikir untuk membeberkannya karena dirinya telah dituduh.

“Ia terus mengatakan bahwa saya mencoba menipu dia. Saya memintanya untuk memberi tahu saya jika dia tahu cara menghindari ERP, tetapi dia tidak bisa mengarahkan saya,” aku Kamaruzzaman.

Dalam pemanggilan yang dilakukan LTA, Kamaruzzaman diwajibkan menghadiri wawancara tersebut dengan asisten manajer untuk penyelidikan dan banding dari divisi lisensi bus LTA. Dalam surat tersebut, Kamaruzzaman diharapkan hadir pada 7 Februari 2019 pukul 10.00 pagi waktu setempat dengan membawa alat perekam, hasil rekaman dan bukti lainnya.

Baca juga: LTA Singapura Tambah 17 Rangkaian Metro MRT Untuk North East Line dan Circle Line

“Menurut pedoman, perangkat semacam itu tidak boleh memiliki fungsi perekaman audio sehingga percakapan penumpang tidak direkam. Pedoman ini melengkapi Pedoman Penasihat Komisi Perlindungan Data Pribadi tentang rekaman di dalam kendaraan, menurut LTA,” ujar pernyataan LTA.

Boeing 747-400 Eks KLM “City of Bangkok” Bakal Menjadi Daya Tarik Hotel di Amsterdam

Jika Anda tengah merencanakan liburan dan mencari sesuatu yang unik untuk dilakukan di Amsterdam, Belanda, mungkin ada baiknya Anda untuk memasukkan hotel unik ini ke dalam list itinerary Anda. Alih-alih memiliki desain arsitektur yang unik atau pelayanan yang prima, Corendon Village Hotel menggunakan Boeing 747-400 sebagai daya tariknya. Yang dipilih adalah Boeing 747-400 eks KLM dengan registrasi PH-BFB yang kondang dengan nama pada livery-nya “City of Bangkok.”

Baca Juga: Di Bahrain, Bakal Ada Sosok Boeing 747 di Bawah Permukaan Laut

Sebagaimana yang dirangkum KabarPenumpang.com dari sejumlah laman sumber, Boeing 747 milik KLM ini dipindahkan dari Bandara Internasional Schiphol Amsterdam menuju sebuah hotel yang letaknya tidak terlalu jauh dari bandara tersebut. Armada ini, yang telah memasuki masa pensiunnya dari dunia kedirgantaraan global, harus berjalan sejauh 7,8 mil atau yang setara dengan 12,5 km sebelum tiba di tempat ‘peristirahatannya yang terakhir’.

Menurut laporan dari Associated Press, setibanya Boeing 747 tersebut di hotel, sang pemilik hotel langsung mengambil alih hak milik dari pesawat tersebut dan menggunakannya sebagai sarana untuk menarik tamu hotel.

Seperti yang sudah kita ketahui bersama, Boeing 747 merupakan salah satu pesawat penumpang berukuran besar yang dilengkapi oleh dua dek kabin. Ini memungkinkannya untuk mengangkut lebih banyak penumpang ketimbang armada lain yang hanya memiliki satu dek kabin. Tergantung pada versinya, Boeing 747 dapat mengangkut antara 416 penumpang dan 660 penumpang. Berat dari armada ini sendiri mencapai 150 ton.

Terang saja, memindahkan sebuah pesawat dengan berat yang fantastis tersebut bukanlah perkara mudah. Menurut laporan, para petugas yang terjun langsung dalam pemindahan armada Boeing 747 ini perlu meletakkan sejumlah plat baja di atas ladang guna memudahkan mereka untuk memindahkan pesawat tersebut. Lebih lanjut, seorang juru bicara mengatakan bahwa mereka akan menutup sejumlah ruas jalan pada hari Jumat (8/2/2019) guna melancarkan proses pemindahan si burung besi ini.

Baca Juga: Peringati Ultah ke-100, British Airways ‘Dandani’ Boeing 747-400 dengan Livery BOAC

Hingga berita ini diturunkan, pihak hotel masih enggan berkomentar mengenai rencana apa yang selanjutnya akan dilakukan terhadap armada Boeing 747 milik KLM ini – apakah hanya dipajang begitu saja, atau mungkin akan dipermak menjadi sebuah hotel? Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya!

 

Standar Keselamatan Diragukan, Turkmenistan Airlines Dilarang Melintas di Kawasan Uni Eropa

Ribuan penumpang Turkmenistan Airlines dikabarkan ‘terdampar’ ketika regulator udara secara tiba-tiba mendaratkan armada dari flag carrier Turkmenistan ini. Diketahui, maskapai ini telah dilarang mengudara ke dan dari mana saja di kawasan Uni Eropa terkait masalah keamanan. European Aviation Safety Agency (EASA) terpaksa menempuh jalur ini di tengah kekhawatiran tentang standar keselamatan yang diterapkan oleh pihak maskapai.

Baca Juga: Dua Hari Tanpa Akomodasi dan Makanan, 200 Penumpang British Airways Terlantar di Bandara

Seperti yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman simpleflying.com (5/2/2019), Turkmenistan Airlines sendiri beroperasi dari Heathrow dan Birmingham, tidak akan diizinkan mengudara di atas Uni Eropa sampai konfirmasi diterima bahwa pihak maskapai memenuhi standar keselamatan internasional.

“Dalam upaya penegakkan hukum, Otoritas Penerbangan Sipil Inggris diharuskan untuk menarik izin terbang dari Turkmenistan Airlines untuk beroperasi di Inggris sambil menunggu restorasi EASA atas persetujuan mereka dalam hal memenuhi standar keamanan udara internasional,” tulis pemberitahuan mengenai pelarangan pengoperasian tersebut.

“Ini berarti penerbangan Turkmenistan Airlines dari Amritsar ke Birmingham dan Heathrow, dan New Delhi ke Heathrow, yang terbang melalui Ashgabat, tidak memiliki izin untuk melanjutkan penerbangan mereka; penumpang yang terkena dampak disarankan untuk menghubungi pihak Turkmenistan Airlines untuk meminta kejelasan lebih lanjut,”

Alhasil, tercatat ribuan penumpang yang ‘terdampar’ di sejumlah bandara pada Senin (4/2/2019), terpaksa menghadapi kekacauan dalam perjalanan mencapai tujuan mereka. Turkmenistan Airlines sendiri membuka jadwal penerbangan lima kali dalam seminggu dari Birmingham ke Ashgabat, sedangkan untuk rute penerbangan menuju Heathrow, pihak maskapai membuka jadwal penerbangan sekali seminggu.

Baca Juga: Akibat Tas Make Up Lolos dari Alat Pemindai, 700 Penumpang Terdampar di Bandara Munich

Maskapai penerbangan berbiaya murah ini sangat populer di kalangan penduduk ‘Punjabi’ di Inggris, dimana para penumpang mampu mendapatkan tiket dengan harga yang lebih murah ke India berkat pemberhentian sementara (transit) di Turkmenistan.

Otoritas penerbangan Inggris, Civil Aviation Authority (CAA) menyarankan kepada para penumpang yang terdampar untuk melakukan pemesanan ulang tiket mereka dengan menggunakan maskapai lain, agar mereka bisa segera tiba di tujuan. CAA sendiri telah mendaftarkan sejumlah operator yang berpotensi menawarkan ‘tumpangan’ kepada para penumpang yang terdampar ini, termasuk Air India, British Airways, Virgin Atlantic, Turkish Airlines dan Jet Airways.

Mau Nikmati WiFi Gratis di Stasiun? Pengguna KRL Jakarta Kota – Bogor Wajib Download LINIPOIN

Fasilitas WiFi gratis kini sudah hadir di stasiun lintas Jakarta Kota-Bogor. Kehadirannya ini untuk memudahkan penumpang mengakses internet dengan mudah. Pada tahap awal tersebut, jaringan WiFi gratis sudah bisa digunakan 100 persen untuk lintas Jakarta Kota-Bogor.

Baca juga: 400 Spot WiFi Gratis “Google Station” Telah Terpasang di India

VP Humas PT KCI Eva Chairunissa mengatakan, fasilitas ini hasil kerjasama antara PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) I Jakarta dengan PT Pulau-Pulau Media (PPM). Perusahaan tersebut juga mengelola monitor PID di KRL yang bekerja sama dengan PT KCI.

(Megapolitan kompas)

“WiFi gratis ini sudah bisa diakses oleh penumpang per 16 Januari 2019. Penumpang stasiun lintas Jakarta Kota-Bogor bisa mengakses WiFi dan untuk stasiun lainnya masih perlu penyempurnaan dan akan dilakukan pada tahap berikutnya,” ujar Eva yang dihubungi KabarPenumpang.com, Kamis (7/2/2019).

Eva menjelaskan, WiFi gratis ini baru bisa dinikmati penumpang di area peron dan sekitarnya. Sebab WiFi tersebut belum dapat menjangkau seluruh stasiun karena masih dilakukan penyempurnaan. Tak hanya itu, kapasitas kuota pada WiFi gratis ini diberikan unlimted alias tanpa batasan.

Bagaimana sih caranya agar penumpang bisa menggunakan WiFi gratis tersebut? Ternyata ada sekurang-kurangnya lima tahap untuk menggunakan WiFi gratis tersebut. Pertama, penumpang harus mengunduh LINIPOIN kemuidan membuat akun pribadi dengan alamat email atau akun Facebook.

Kemudian pengguna harus memasukkan data diri lengkap seperti nama, tanggal lahir, pekerjaan, alamat email dan password serta mendaftarkan nomor telepon yang akan dipakai untuk mengakses WiFi. Nantinya setelah itu akan ada kode registrasi yang dikirim melalui pesan singkat ke nomor telepon pengguna.

Baca juga: Di India, Layanan WiFi Gratis di Kereta Juga Dapat Dinikmati oleh Warga Sekitar

Jangan lupa aktifkan WiFi pada ponsel pintar dan kemudian klik koneksi Free WiFi LINIPOIN. Masukkan nomor telepon yang teregistrasi dan empat angka dari kode unik akan dikirim melalui aplikasi LINIPOIN. Selanjutnya klik connect dan WiFi gratis berhasil digunakan.

Untuk saat ini, aplikasi LINIPOIN untuk mengakses WiFi gratis baru bisa dinikmati pengguna ponsel Android dan untuk pengguna iOS masuh dalam tahap selanjutnya.